Share

BLT UMKM Cair ke 2.854 Pelaku Usaha

Antara, Jurnalis · Jum'at 16 September 2022 13:48 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 16 320 2668867 blt-umkm-cair-ke-2-854-pelaku-usaha-sASxU3u1fc.png BLT UMKM Cair Rp600.000. (Foto: Okezone.com/Freepik)

JAKARTA - BLT UMKM akhirnya dicairkan. Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menggulirkan bantuan langsung tunai (BLT) bagi 2.854 pelaku usaha guna meredam ancaman inflasi akibat kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (KUKM) Kota Bandung Atet Handiman mengatakan penerima BLT UMKM ini merupakan pelaku usaha yang sudah terdaftar dalam data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS).

Baca Juga: BLT UMKM Rp600.000 Cair Lagi, 6.510 Pelaku Usaha Bakal Dapat!

"Dana untuk BLT UMKM ini bersumber dari Dana Transfer Umum (DTU) untuk perlindungan sosial dampak kenaikan BBM sebesar Rp9,2 miliar," kata Atet di Bandung, dikutip dari Antara, Jawa Barat, Jumat (16/9/2022).

Dia mengaku pihaknya kini tengah memverifikasi data 2.854 pelaku usaha calon penerima BLT tersebut agar bantuan dapat tersalurkan tepat sasaran.

Baca Juga: BLT Rp600.000 Cair Lagi, 6.510 UMKM Diusulkan Dapat BPUM

Bantuan tersebut, menurutnya, diprioritaskan untuk pelaku UMKM nonformal, seperti pedagang kaki lima, pedagang keliling atau asongan, dan UMKM berskala mikro lainnya.

"Bantuan untuk UMKM ini digulirkan selama tiga bulan, mulai Oktober hingga Desember 2022. Masing-masing senilai Rp150.000 per bulan, dan penyalurannya langsung dari perbankan," kata dia.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Selain memberikan bantuan, pihaknya juga memberikan pendampingan bagi UMKM tersebut, sehingga kondisi kenaikan harga atau inflasi yang terjadi tidak sampai mematikan usaha para pelaku UMKM.

Atet mengatakan pihaknya juga mendorong para pelaku UMKM agar memanfaatkan teknologi informasi, sehingga para pelaku UMKM bisa beradaptasi dengan situasi dan berdampak pada perkembangan bisnis.

"Bagaimana agar pasarnya bisa tersedia, baik secara online dan offline, sehingga konsumennya tidak hanya di Indonesia melainkan juga bisa go internasional," kata dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini