Share

Mengenal Apa Itu Pom-Pom Saham dan Cara Kerjanya, Awas Bisa Boncos

Cita Zenitha, MNC Portal · Senin 19 September 2022 07:49 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 19 622 2670147 mengenal-apa-itu-pom-pom-saham-dan-cara-kerjanya-awas-bisa-bokek-d8wGQBx0kE.jpg Ilustrasi (Foto:Freepik)

JAKARTA- Mulai mengenal apa itu pom-pom saham dan cara kerjanya supaya lebih bijak membeli dan menjual saham.aat ini dunia pasar modal tengah marak dengan istilah pompom saham, di mana beberapa saham direkomendasikan oleh individu atau kelompok tertentu.

Tujuannya, untuk mengajak orang lain membeli atau menjual suatu saham pada waktu tertentu. Hal ini cukup bermanfaat untuk menaikkan atau menurunkan harga dengan cepat.

Di dalam dunia olahraga, pompom jelas untuk memberi semangat tim jagoannya supaya terpacu menang. Namun pompom di dunia saham, baik melalui media sosial, WhatsApp (WA) grup atau lainnya digunakan oleh individu atau kelompok tertentu yang bisa saja memiliki agenda tersembunyi.

Mulai mengenal apa itu pom-pom saham dan cara kerjanya itu seolah-olah menjanjikan keuntungan. Biasanya, individu atau kelompok itu menggunakan publik figur agar investor saham, terutama ritel tergiur dengan kesuksesan si publik figur itu atau biasa dikenal dengan sebutan influencer.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Pom-pom saham menjadi masalah serius karena bisa merugikan pembeli baru. Apalagi jika pembeli baru tidak mengetahui saham apa yang mereka beli dan hanya ikut-ikutan.

Seorang yang melakukan pom-pom saham akan melakukan tipu muslihat untuk mengundang masa. Ia akan menjelek-jelekan perusahaan lain dan membandingkannya dengan saham yang ia pegang.

Untuk itu seseorang yang ingin terjun ke bidang saham sebaiknya mempelajari lebih dalam karakteristik perusahaan yang ingin ia beli sahamnya. Jangan membeli saham hanya karena rekomendasi dan tergiur dengan keuntungan yang didapatkan.

Saat ini, investasi di pasar modal banyak digemari publik saat ini khususnya kaum milenial. Data PT. Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI)juga menunjukkan bahwa demografi investor untuk usia di bawah 30 tahun berjumlah 54,8% dan usia 31-40 tahun berjumlah 22,6%dari total investor pasar modal di Indonesia, dapat dikatakan lebih dari 75% investor pasar modal Indonesia berada pada usia mudaatau produktif.

Demikian penjelasan mengenai pom-pom saham dan cara kerjanya.

(RIN)

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini