Platform ini dapat dimanfaatkan oleh perusahaan untuk memasukkan lowongan kerja dan maintain employer branding melalui layanan agensi digital yang dikelola Karun.
“Kami menyediakan dua layanan saat ini, di mana ada job board bagi recruiter untuk membagikan informasi lowongan kerja. Kami juga menawarkan reserach employer branding untuk memperbaiki branding karyawan mereka di perusahaan,” jelasnya.
Di sisi lain, William mengatakan bahwa dalam menjalankan start up miliknya, terdapat beberapa tantangan yang harus dihadapi antara lain mengenai kualitas pengguna yang akan menggunakan jasa ReviewKerja.
Di mana pada saat ini, pihaknya masih melakukan kurasi secara manual untuk mencari kualitas pengguna terbaik.
“Karena kami mau kualitas gaji dan review kerja yang real. Kalau yang reject akan kami tolak,” pungkasnya.
Untuk enam bulan ke depan, ReviewKerja menggunakan dana dari investor untuk melakukan akuisisi user, serta memperbaiki development.
Selain itu, ReviewKerja juga akan meluncurkan program lowongan kerja yang lebih besar.
(Zuhirna Wulan Dilla)