Share

Kunjungi Australia, Sri Mulyani Bahas 3 Isu Penting dari Kesehatan hingga Pendidikan

Michelle Natalia, Sindonews · Selasa 20 September 2022 21:10 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 20 320 2671616 kunjungi-australia-sri-mulyani-bahas-3-isu-penting-dari-kesehatan-hingga-pendidikan-n758D2PeHK.jpg Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa Australian National University (ANU) merupakan partner pemerintah Indonesia dalam membahas beragam isu kebijakan publik dan fiskal dan terangkum dalam ANU Indonesia Project yang berisikan para Indonesianist. Mereka adalah para akademisi yang mendalami pengetahuan mengenai Indonesia.

"Dalam lawatan ke Australia, saya turut singgah ke agenda Indonesia Update 2022 yang diselenggarakan oleh ANU @ouranu," ujar Sri di akun Instagram resminya @smindrawati, Selasa (20/9/2022).

Dalam Indonesia Update ke-39 kali ini, Sri membahas tiga isu penting yang terkait perwujudan visi Indonesia sebagai negara maju pada 2045 kelak, yaitu Human Capital, Gender Equality, dan juga Fiscal Policy.

Berbicara mengenai aspek Human Capital sendiri, terdapat tiga area kebijakan utama, yaitu kesehatan, pendidikan, serta perlindungan sosial.

"Pemerintah memastikan #UangKita akan terus dimanfaatkan untuk mengakselerasi tercapainya tujuan-tujuan tersebut. Komitmen ini diwujudkan mulai dari 20% APBN yang dialokasikan pada investasi human capital melalui sektor pendidikan (termasuk didalamnya @lpdp_ri yang dikelola oleh @kemenkeuri dan telah mencapai 33 ribu awardees dimana 52.4% diantaranya adalah wanita)," katanya.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

"Program Jaminan Kesehatan yang sudah mencakup 86.5% dari populasi, Program Keluarga Harapan yang sudah dirasakan oleh 10 juta keluarga, hingga penguatan UMKM sebagai tulang punggung perekonomian negara melalui akses pembiayaan kepada 5,38 juta UMKM dan juga bantuan sosial selama pandemi kepada 12,8 juta UMKM," jelas Sri.

Dia menyampaikan sebagai konklusi, kita harus terus menjaga stabilitas makro, kesehatan fiskal, serta reformasi fundamental perekonomian kita di tengah berkecamuknya ketidakpastian global.

"Kita harus terus bekerja lebih keras untuk merawat Indonesia bersama-sama, dan jangan pernah lelah untuk mencintai Indonesia," pungkas Sri.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini