JAKARTA - Harga minyak dunia naik pagi ini setelah sempat tertekan menjelang pengumuman kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (AS) atau The Federal Reserve. Lonjakan Fed funds rate dikhawatirkan dapat membuat konsumsi melemah sekaligus mengancam permintaan bahan bakar.
Data perdagangan hingga pukul 10:25 WIB menunjukkan minyak Brent di Intercontinental Exchange (ICE) untuk kontrak November tumbuh 0,25% menjadi USD90,86 per barel. Sedangkan minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) di New York Mercantile Exchange (NYMEX) untuk pengiriman November naik 0,23% sebesar USD84,12 per barel.
Sejumlah analis menilai sentimen pasar minyak masih berasal dari ketakutan terhadap kebijakan pengetatan dari Federal Reserve yang dikhawatirkan bakal membawa perlambatan ekonomi atau resesi.
"Sentimen di pasar tetap bearish karena kekhawatiran bahwa pengetatan moneter yang agresif di AS dan Eropa akan meningkatkan kemungkinan resesi dan penurunan permintaan bahan bakar," kata Toshitaka Tazawa, seorang analis di Fujitomi Securities Co Ltd, dilansir Reuters, Rabu (21/9/2022).