Share

Rupiah Melemah Terkapar ke Rp15.023/USD Usai BI Naikkan Suku Bunga

Advenia Elisabeth, MNC Portal · Kamis 22 September 2022 16:21 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 22 320 2672939 rupiah-melemah-terkapar-ke-rp15-023-usd-usai-bi-naikkan-suku-bunga-BDx1XsU1cs.JPG Rupiah. (Foto: Freepik)

JAKARTA - Nilai tukar rupiah ditutup melemah 26 poin di level Rp15.023 atas dolar Amerika Serikat (USD) dalam perdagangan sore ini, Kamis (22/9/2022).

Pengamat Pasar Uang, Ibrahim Assuaibi, mengatakan, salah satu faktor internal pemicu mata uang garuda ini melemah karena dipicu oleh pengumuman Bank Indonesia yang menaikkan suku bunga acuan menjadi 50 basis poin.

Meski begitu, pasar merespon positif.

 BACA JUGA:Rupiah Nyaris Rp15.000/USD, BI Diminta Naikkan Suku Bunga

Dia menambahkan dalam perdagangan hari ini poin Rupiah sempat mencapai level tertinggi yakni mencapai level di 45 poin.

Namun setelah BI mengumumkan keputusan menaikkan suku bunga 50 basis points, poin Rupiah turun menjadi 25 poin.

"Jadi keputusan bank Indonesia ini di respon positif oleh pasar kelihatan dari pelemahan Rupiah yang begitu tinggi dari 45 poin menjadi 26 poin," ujar Ibrahim kepada MNC Portal Indonesia.

Selain itu, faktor internal lainnya, di picu oleh peningkatan harga bahan bakar minyak (BBM) yang berpotensi meningkatkan ruang fiskal. Dengan adanya peningkatan inflasi jika terkompensasi dengan peningkatan upah akan berpotensi meningkatkan pajak pemerintah.

"Peningkatan inflasi yang tidak diiringi dengan kenaikan upah juga akan membuat kelompok masyarakat di kelas menengah akan tertekan terutama akibat adanya peningkatan harga BBM dan potensi kebijakan peningkatan suku bunga acuan bank Indonesia," terang pengamat pasar uang itu.

Sedangkan dari faktor eksternal, Dolar AS melonjak ke level tertinggi terhadap sekeranjang mata uang. Kata Ibrahim, ini memperpanjang kenaikan setelah Federal Reserve menaikkan suku bunga.

"The Fed menaikkan suku bunga sebesar 75 basis poin pada hari Rabu, seperti yang diharapkan. Ketua Jerome Powell memperingatkan bahwa bank akan mempertahankan kenaikan suku bunga pada klip yang tajam, bahkan mempertaruhkan tekanan pada pertumbuhan ekonomi dan pasar tenaga kerja, karena berjuang untuk mengendalikan inflasi yang tak terkendali," ucapnya.

Di samping itu, dia memprediksi, untuk perdagangan besok, Jumat (23/9/2022) mata uang rupiah dibuka berfluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp15.000 - Rp15.060.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini