Share

Investor Siap Cuan, Dana Brata Luhur (TEBE) Tebar Dividen Rp32,1 Miliar

Cahya Puteri Abdi Rabbi, Jurnalis · Jum'at 30 September 2022 10:22 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 30 278 2677917 investor-siap-cuan-dana-brata-luhur-tebe-tebar-dividen-rp32-1-miliar-3VpgTHR2l5.jpg Ilustrasi saham. (Foto: Freepik)

JAKARTA - PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE) memutuskan untuk membagikan dividen interim sebesar Rp32,12 miliar. Pemagian dividen ini telah disetujui oleh direksi perseroan pada 27 September lalu.

Dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), perseroan akan membagikan dividen interim untuk 1,28 miliar saham yang telah dikeluarkan. Nantinya, para pemegang saham akan mendapat dividen sebesar Rp25 per saham.

“Dividen interim akan dibagikan kepada para pemegang saham perseroan, yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham pada 11 Oktober 2022,” tulis Direktur Utama TEBE Dian Heryandi dalam keterbukaan informasi, dikutip Jumat (30/9/2022).

 BACA JUGA: Pendapatan Tol Bikin Cuan, Jasa Marga (JSMR) Cetak Laba Rp734,8 Miliar di Semester I-2022

Manajemen TEBE menegaskan bahwa, pembagian dividen interim tidak berdampak material, baik terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha perseroan.

Berikut jadwal pembagian dividen interim TEBE:

- Cum Dividen di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi : 7 Oktober 2022

- Ex Dividen di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi : 10 Oktober 2022

- Cum Dividen untuk perdagangan di Pasar Tunai : 11 Oktober 2022

Baca Juga: Hadirkan Acara Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Layanan untuk Produk Server dan Storage

Follow Berita Okezone di Google News

- Ex Dividen untuk perdagangan di Pasar Tunai : 12 Oktober 2022

- Recording Date yang berhak atas Dividen : 11 Oktober 2022

- Pembayaran Dividen : 28 Oktober 2022

Pada semester pertama 2022, TEBE membukukan pendapatan sebesar Rp276,90 miliar, naik dari periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp141,51 miliar.

Sejalan dengan kenaikan pendapatan, laba bersih perseroan juga tercatat naik menjadi Rp103,09 miliar dari sebelumnya Rp40,15 miliar.

Adapun, pendapatan usaha dari segmen fasilitas penunjang pertambangan tercatat sebesar Rp261,08 miliar, dengan rincian pendapatan jasa pelabuhan sebesar Rp261,05 miliar dan jasa fasilitas jalan sebesar Rp34,58 juta.

Sementara, pendapatan sewa tercatat sebesar Rp15,81 miliar.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini