Share

Jalan Tol BSD Bakal Bebas Banjir Banjir Mei 2023

Iqbal Dwi Purnama, Okezone · Rabu 05 Oktober 2022 21:37 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 05 320 2681460 jalan-tol-bsd-bakal-bebas-banjir-banjir-mei-2023-LjqYWFyca3.png Tol BSD Banjir. (Foto: Okezone.com/Antara)

JAKARTA - Kementerian PUPR mengungkapkan bahwa saat ini sedang diupayakan untuk membangun jembatan di ruas tol Pondok Aren - Serpong km 8+500 untuk mengantisipasi banjir di ruas tol tersebut.

Direktur Jendral Bina Marga, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Hedy Rahadian menjelaskan, ruas tol tersebut menjadi langganan banjir karena adanya penyempitan aliran sungai sehingga tidak lagi menyambung debit air yang melimpah ketika terjadi hujan lebat.

Adapun saat ini sebetulnya air sungai yang lewat tol tersebut sudah ditampung oleh box culvert dengan ukuran 2x4,5 meter dengan tinggi 4 meter, namun saat ini keberadaan masih membuat jalan tol akses ke BSD itu tetap banjir.

"Ini akan kita ganti dengan jembatan, selebar 20 meter sehingga memberikan keleluasaan dengan aliran sungai Cibenda," ujar Hedy dalam konferensi pers dikantornya, Rabu (5/10/2022).

Sehingga nantinya anatara aliran sungai dan jalan tol memiliki jarak setinggi 2 meter dengan adanya jembatan yang bakal dibangun. Karena dengan menggunakan box culvert banhal memiliki tinggi 90cm.

"Jadi kita punya margin yang cukup, untuk mengamankan jalur jalak kira untuk dilalui secara aman," sambungnya.

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia Bersama Astra

Targetnya pembangunan jembatan tersebut bakal rampung pada bulan Mei tahun 2023. Adapun saat ini progresnya baru mencapai 30% sehingga musim hujan selanjutnya diharapkan sudah tidak ada lagi banjir di tol tersebut.

"Sekarang sudah berjalan, kita rencanakan Mei tahun depan, memang sebelum agar berusaha musim hujan selesai, karena satu dan lain hal jadi belum selesai baru 30%," kata Hedy.

Sambil menunggu pembangunan itu rampung, dijelaskan Hedy menghadapi musim penghujan tahun ini hanya dilakukan langkah antisipasi, dengan mengkoordinasikan dengan BBWS dan BMKG

"Sambil menuggu kita melakukan tindakan yang sifatnya darut, kita melakukan trafic management, kita kerja sama dengan BBWS dengan menyiapkan pompa untuk air," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini