Sebagai informasi, layanan Habco Group memiliki fokus pada logistik maritim yang termasuk namun tidak terbatas pada kapal tongkang, stevedoring, floating crane, docking, dan galangan kapal.
HATM memproyeksikan peningkatan pendapatan usaha sebesar 45.64% untuk tahun 2022 yang mayoritas dikontribusikan dari operasional kapal bulk carrier baru.
HATM dan Habco Group sering dikenal sebagai solusi logistik maritim terintegrasi dimana HATM dapat menawarkan one-stop solution untuk pengangkutan kargo laut. Koordinasi yang teratur dari hulu ke hilir dari kapal tongkang, stevedoring, floating crane, docking menyebabkan peningkatan kualitas layanan secara signifikan, meminimalisir resiko operasional, serta menekan biaya operasional secara menyeluruh.
Diketahui, juga perseroan yang belum lama melantai pada tanggal 26 Juli 2022 lalu telah berhasil melakukan penawaran perdana umum saham (IPO) dengan total penawaran umum Rp224 miliar.
Selain konversi hutang dan program ESA, seluruh dana IPO tersebut akan digunakan untuk penambahan armada kapal baru. Sampai saat ini, HATM belum merealisasikan penggunaan dana IPO dan masih baru mengoperasikan 3 kapal.
Direktur Utama HATM, Andrew Kam, rencananya kapal yang akan dibeli tahun ini dari dana hasil IPO adalah tipe yang sama dengan MV Habco Carina.
Untuk MV Habco Pioneer dan Polaris itu sama yaitu berbobot 30.000 ton, sedangkan yang akan dibeli itu sama jenisnya dengan Habco Carina berbobot 50.000 ton atau masuk jenis kapal supramax.
(Zuhirna Wulan Dilla)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.