Share

Ekspor Timah Dilarang Tahun Depan, Pengusaha Kaget dan Kebingungan

Rizky Fauzan, MNC Portal · Kamis 13 Oktober 2022 14:03 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 13 320 2686379 ekspor-timah-dilarang-tahun-depan-pengusaha-kaget-dan-kebingungan-dG2GN3Rz4C.png Ekspor Timah Bakal Dilarang 2023. (Foto: Okezone.com/Freepik)

JAKARTA - Indonesia berencana menghentikan ekspor timah mulai tahun depan dan memilih digunakan untuk hilirisasi pada 2023. Namun rencana pelarangan ekspor timah membuat kaget dan bingung para pengusaha dan eksportir.

Sebab belum ada peta jalan atau skema roadmap yang disusun pemerintah mengenai dengan hilirisasi timah itu.

"Saya sendiri kaget dan bingung soalnya selama ini saya bertanya-tanya apakah ada roadmap yang jelas untuk hilirisasi timah ini," kata Ketua Asosiasi Eksportir Timah Indonesia (AETI) Indonesia Jabin Sufianto dalam daring Mining Zone, dikutip Kamis (13/10/2022).

Baca Juga: Larangan Ekspor Timah Berlaku 2023

Dia menuturkan, atas rencana pelarangan ekspor tersebut bahwa pemerintah belum melibatkan pelaku usaha dan akademisi yang memahami betul dunia pertimahan.

Doa menilai, pelarangan ekspor dan pengembangan hilirisasi di dalam negeri akan sangat tidak efektif apabila tidak ada road map-nya.

"Ini bicara langsung akan dilarang-larang ekspor saja. Bukannya apa, pelarangan ekspor timah ini selalu senada dengan bauksit. Selalu ada kata-kata mentah," tutur Jabin.

Baca Juga: Produk Turunan Timah Ini Dilarang Diekspor

Jabin pun mengungkapkan detil, bahwa sejauh ini ekspor timah yang dilakukan di Indonesia sendiri sudah memiliki nilai tambah. Di mana, ekspor timah berupa TIN Ingot dengan Sn 99,99 atau 99,99%.

Oleh karena itu, komoditas ekspor ini tidak bisa disamakan dengan success story pelarangan ekspor bijih nikel yang hanya memiliki kandungan 2%.

"Yang saya bilang di Kementerian ESDM, bahwa kami sudah ekspor timah berkadar 99,99%, tidak mungkin sampai 100%. Bahkan PT Antam atau semua percetakan ga ada yang mengatakan 100%, jadi kita bingung, dibilang masih ada produk hilirnya, menurut saya itu sesuatu yang zero sampling. Maksudnya apa yang dikejar?" ucap Jabin.

Sebagaimana diketahui, Menteri Investasi atau Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengatakan Pemerintah Indonesia akan menghentikan ekspor timah mulai tahun depan.

Baca Juga: Hadirkan Acara Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Layanan untuk Produk Server dan Storage

Follow Berita Okezone di Google News

Bahlil menyebut, pelarangan ekspor timah ini agar hilirisasi timah di dalam negeri semakin berkembang, sehingga nilai tambah ada di dalam negeri. Apalagi, Indonesia merupakan pemilik sumber daya dan juga produsen timah terbesar kedua di dunia, setelah China.

"Kalau timah kemungkinan besar tahun depan udah tidak lagi kita melakukan ekspor mentah karena kita akan melakukan hilirisasi," kat Bahlil di Jakarta.

Sebelumnya, Bahlil Lahadalia menyebutkan penghasil timah terbesar pertama di dunia saat ini adalah China. Dia mengatakan, Negeri Tirai Bambu tersebut sudah melakukan hilirisasi sebesar 50%-70%. Bila dibandingkan dengan Indonesia, hilirisasi yang dilakukan baru mencapai 5%. Akibatnya, Indonesia tak bisa berperan sebagai penentu harga timah dunia.

"Lebih ironis lagi, harga timah dikendalikan oleh negara bukan penghasil timah, ini lucu, ajaib, ini teori bin Abu Nawas, yang tidak kita tolerir untuk ke depan dan kita harus mulai (hilirisasi)," kata Bahlil.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini