JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini berpeluang menguat setelah turun cukup tajam selama lima hari berturut-turut. Adapun IHSG akan berada di rentang 6.863 - 6.969.
Penasihat Asosiasi Analis Efek Indonesia (AAEI) sekaligus analis MNC Sekuritas Edwin Sebayang mengatakan, IHSG menguat didorong oleh penguatan indeks Dow Jones Wall Street, data inflasi AS hingga naiknya harga komoditas minyak.
"IHSG berpeluang rebound alias menguat Jumat ini, setelah turun cukup tajam selama 5 hari berturut-turut, sentimen positif lain pendorong penguatan IHSG Jumat ini berasal dari naiknya harga komoditas Oil," jelas Edwin dalam risetnya, Jumat (14/10/2022).
Indeks Dow Jones Industrial sendiri naik sebesar +2.83% sebagai dampak dari aksi technical support dan short covering ditengah release data inflasi September yang naik 0.4% MoM dan 8.2% YoY. Sementara US Core Inflation bulan September naik 0.6% MoM dan 6.6% YoY.
Sedangkan naiknya harga komoditas Oil sebesar +2.56% serta sedikit turunnya USD Futures Indeks yang berpengaruh mengurangi tekanan terhadap pelemahan Rupiah.