JAKARTA - PT Bank KB Bukopin Tbk (BBKP) mendapatkan restu pemegang saham pengendalinya yakni, KB Kookmin Bank untuk melakukan rights issue. Kookmin Bank akan melakukan penguatan modal inti kepada KB Bukopin melalui skema hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD).
Dalam keterbukaan informasi, dikutip Kamis (27/10/2022), aksi korporasi tersebut akan dilaksanakan setelah mendapat persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang direncanakan terselenggara pada 30 November.
KB Bukopin akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 120 miliar saham kelas B dengan nilai nominal Rp100 per saham. Sementara itu, jumlah saham yang akan diterbitkan tersebut, bergantung pada keperluan dana KB Bukopin dan harga dari pelaksanaan Penawaran Umum Terbatas (PUT) VII.
“Rencana penambahan modal hasil PUT VII akan memperkuat struktur permodalan perseroan, dalam rangka memenuhi regulasi pemenuhan modal minimum,” kata Direktur Keuangan KB Bukopin Seng Hyup Shin.
Shin menambahkan, penambahan modal ini juga diharapkan dapat menunjang pengembangan usaha sesuai dengan strategi KB Bukopin, sehingga dalam jangka panjang juga dapat meningkatkan imbal hasil investasi bagi pemegang saham perseroan.
Ke depan, perseroan akan secara aktif mempromosikan pengenalan New Generation Banking System (NGBS), yang merupakan tulang punggung dari pengembangan bisnis melalui informasi teknologi. Selain itu, perseroan juga berencana untuk meningkatkan profitabilitas dengan menggabungkan sistem informasi teknologi yang canggih, dan saluran non-tatap muka dengan sistem terkini.
Selanjutnya, KB Bukopin juga akan meluncurkan layanan untuk semakin mempermudah pelanggan. Perseroan pun berkomitmen untuk semakin selektif dalam memperluas produk pinjaman individu dan pinjaman khusus untuk usaha kecil dan menengah.
Di samping itu, perseroan berkomitmen untuk mempertahankan pertumbuhan yang stabil di seluruh bisnis, serta memperluas promosi bisnis digital baru dengan mempertimbangkan profitabilitas.
“Kami memang sangat fokus untuk menjadi clean bank pada tahun depan. Kami berencana memperkuat fungsi special assset management, sehingga ke depannya dapat meningkatkan pertumbuhan kualitas aset yang baik,” pungkas Shin.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.