Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BEI Suspensi Saham Jaya Swarasa Agung (TAYS), Kenapa?

Anggie Ariesta , Jurnalis-Rabu, 02 November 2022 |07:41 WIB
BEI Suspensi Saham Jaya Swarasa Agung (TAYS), Kenapa?
Ilustrasi saham. (Foto: Freepik)
A
A
A

JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan penghentian sementara perdagangan atau suspensi saham PT Jaya Swarasa Agung Tbk (TAYS).

Hal itu karena terjadi peningkatan harga kumulatif yang signifikan.

Maka itu, dalam rangka cooling down BEI memandang perlu melakukan penghentian sementara saham TAYS mulai sesi I pada perdagangan 2 November 2022.

"Penghentian sementara perdagangan Saham TAYS tersebut dilakukan di Pasar Reguler dan Pasar Tunai," tulis Kepala Divisi Pengawasan Transaksi Lidia M Panjaitan dan Kepala Divisi Pengaturan & Operasional Perdagangan Pande Made Kusuma Ari A., dikutip Rabu (2/11/2022).

 BACA JUGA:IHSG Hari Ini Berpotensi Melemah, Berikut Saham Pilihannya

Bursa menambahkan, suspensi itu dengan tujuan untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya di Saham TAYS.

"Para pihak yang berkepentingan diharapkan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh Perseroan," ungkap Bursa.

Berdasarkan data BEI, pergerakan saham emiten yang bergerak dalam bidang usaha industri makanan ringan seperti biskuit, coklat, dan permen serta perdagangan impor dan ekspor ini terus menguat.

Adapun pada penutupan perdagangan Selasa (1/11/2022), saham TAYS ditutup naik 22,22% di level 660. Sedangkan untuk perdagangan 6 bulan ini naik 240,21% dan secara ytd, saham TAYS melonjak 270,79%.

(Zuhirna Wulan Dilla)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement