Share

Perdagangan Indonesia Hadapi Tantangan Global, Mendag: Kuncinya Kerjasama

Shelma Rachmahyanti, MNC Media · Rabu 02 November 2022 15:03 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 02 320 2699457 perdagangan-indonesia-hadapi-tantangan-global-mendag-kuncinya-kerjasama-QfEtlls6F6.jfif Mendag Zulhas Siap Hadapi Tantangan Global. (Foto: Okezone.com/Kemendag)

JAKARTA - Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengatakan bahwa kunci supaya kinerja perdagangan Indonesia melesat adalah saling bekerja sama, khususnya saat menghadapi tantangan global saat ini.

Perbaikan kinerja perdagangan, baik perdagangan dalam negeri maupun perdagangan luar negeri akan menopang kinerja perbankan dan begitu juga sebaliknya.

“Untuk terus mendorong kinerja perdagangan Indonesia kata kuncinya adalah kerja sama. Tantangan berat bagi perekonomian semua negara di dunia dapat dihadapi dengan kerja sama antara seluruh pihak. Tanpa kolaborasi kita akan mengalami kendala. Kerja sama juga diperlukan dalam mewujudkan visi Indonesia sebagai negara maju di tahun 2045,” kata Zulkifli Hasan, Rabu (2/11/202).

Baca Juga: Ancaman Resesi 2023, BPS Pantau Tren Harga Komoditas Impor Indonesia

Mendag menjelaskan, International Monetary Fund (IMF/Dana Moneter Internasional) telah merilis revisi proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia, yaitu pada 2022 diperkirakan hanya tumbuh sebesar 3,2% dan akan melambat menjadi 2,7% pada 2023.

Inflasi global juga diperkirakan mencapai 8,8% akibat kenaikan harga energi dan komoditas pangan. Namun demikian, inflasi diperkirakan menurun dan mencapai 6,5% pada 2023.

“Di tengah tantangan global, kita patut bersyukur karena ekonomi Indonesia tumbuh 5,44% YoY pada kuartal II-2022. Neraca Perdagangan Indonesia juga surplus selama 29 bulan berturut-turut. Pada Januari─September 2022, surplus mencapai USD39,87 miliar,” tutur Mendag.

Baca Juga: Ekonomi Digital Selamatkan Indonesia dari Ancaman Resesi

Di dalam negeri, harga barang kebutuhan pokok terpantau stabil di tengah kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

“Untuk minyak goreng curah yang menjadi tugas khusus dari Presiden RI, saat ini harganya sudah di bawah harga eceran tertinggi (HET), yaitu Rp13.800 per liter. Selain itu, Minyakita juga sudah tersedia di 34 provinsi termasuk Nusa Tenggara Timur, Papua, dan Papua Barat,” imbuhnya.

Pada Agustus 2022, digitalisasi perdagangan dan keuangan juga menunjukkan peningkatan. Nilai transaksi uang elektronik tumbuh 43,24% (YoY), volume transaksi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) tumbuh 184% (YoY), serta nilai transaksi bank digital tumbuh 31,40% (YoY).

Baca Juga: BuddyKu Fest: Challenges in Journalist and Work Life Balance Workshop

Follow Berita Okezone di Google News

Tahun 2022, Kemendag fokus pada program dan kebijakan prioritas untuk penguatan pasar dalam negeri dan peningkatan ekspor nonmigas. Untuk penguatan pasar dalam negeri, Kemendag memprioritaskan stabilisasi harga dan ketersediaan bahan pokok untuk mengendalikan inflasi.

Sedangkan untuk peningkatan ekspor nonmigas, Kemendag memprioritaskan penetrasi pasar ekspor nontradisional melalui promosi, misi dagang, dan pembentukan kerja sama perdagangan melalui skema Preferential Trade Agreement (PTA), Free Trade Agreement (FTA), maupun Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA).

Misalnya, lanjut Mendag Zulkifli Hasan, Afrika dengan penduduk lebih dari 1 miliar dan PDB USD2,11 triliun, memiliki potensi perdagangan USD595,9 miliar. Timur Tengah dengan penduduk 485 juta dan PDB USD5,54 triliun, dengan potensi perdagangan USD1 triliun. Sedangkan Asia Selatan dengan jumlah penduduk 1,84 miliar, memiliki PDB USD4,07 triliun, dengan potensi perdagangan USD757,6 miliar.

Selain itu, Kemendag juga baru saja menyelenggarakan pameran dagang internasional terbesar di Indonesia, yaitu Trade Expo Indonesia (TEI) ke-37 secara luring pada 19-23 Oktober 2022 dengan capaian transaksi sebesar USD 2,94 miliar.

Di saat bersamaan, Kemendag juga melakukan promosi fesyen muslim melalui Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW) untuk menjadikan Indonesia sebagai kiblat fesyen muslim dunia pada 2024 sebagai bagian dari visi Indonesia menjadi hub produk halal dunia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini