Share

Tanpa Macet, Pelindo Siapkan Akses ke Kawasan Terminal Kalibaru

Heri Purnomo, MNC Portal · Rabu 02 November 2022 15:46 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 02 320 2699503 tanpa-macet-pelindo-siapkan-akses-ke-kawasan-terminal-kalibaru-ulpf4NYWIS.jfif Pelindo Siapkan Akses ke Terminal Kalibaru. (Foto: Okezone.com/Pelindo)

JAKARTA - Pelabuhan Indonesia (Persero) menyiapkan akses khusus New Priok Eastern Access (NPEA) menuju kawasan terminal Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara.

Direktur Utama PT Pelindo (Persero) Arif Suhartono menjelaskan, akses ini dibuat untuk mengatasi potensi masalah kongesti yang selama ini terjadi. Adapun sebelumnya, Pelindo sudah mengoperasikan New Priok Container Terminal (NPCT) 1 sejak Agustus 2016.

“NPEA perlu dibangun seiring dengan pengembangan NPCT 2 dan NPCT 3 yang akan selesai pada 2024,” kata Arif, Rabu (2/11/2022).

Baca Juga: Waktu Bongkar Muat di Pelabuhan RI Semakin Cepat, Ini Buktinya

Kapasitas NPCT 1 sekitar 1,5 juta TEUs. Jika pembangunan NPCT 2 dan NPCT 3 selesai, kapasitas tiga terminal di Kalibaru ini akan mencapai 4,5 juta TEUs.

Akses menuju pelabuhan yang selama ini hanya ditopang jalan arteri tidak akan memadai dan berpotensi terjadi antrean di pelabuhan dan penumpukan truk di jalan arteri dan jalan tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) Seksi E Cikunir Ramp-Cilincing.

Oleh karena itu, Arif mengatakan panjang jalan akses khusus ini mencapai 6,6 kilometer, separuh berada di darat, setengah lagi di laut.

Baca Juga: Pelindo Inbreng Saham Anak Usaha ke Subholding, Targetnya Laba Rp7,4 Triliun di 2025

Titik awal jalan non tol berbayar ini berada di kilometer 30 dari arah Jalan Tol Cibitung-Cilincing (JTCC), dan berujung di kawasan Kalibaru. Jalan ini akan terdiri dari dua arah, masing-masing tiga lajur.

Setelah beroperasi, jalan khusus akses timur bisa dicapai dari arah JTCC dan juga dari arah JORR Seksi E. Jarak dari persimpangan (interchange) Cilincing menuju pintu jalan khusus akses timur ini hanya sekitar empat kilometer.

“Nanti akan ada access fee untuk bisa masuk ke NPEA. Meskipun berbayar, NPEA bukan jalan tol. Jalan ini khusus untuk truk kontainer yang akan masuk ke kawasan NPCT,” kata Arif.

Baca Juga: 50 Tahun Berkarya, Indomie Konsisten Hidupkan Inspirasi Indomie untuk Negeri

Follow Berita Okezone di Google News

Pelindo saat ini masih berbicara dengan TNI Angkatan Laut dan Kawasan Berikat Nusantara (KBN) karena sebagian NPEA akan melintasi lahan kedua lembaga tersebut.

“Target kita, pembangunan NPEA ini selesai pada pertengahan 2024, berbarengan dengan selesainya pembangunan NPCT 2 dan NPCT 3,” ujar Arif.

Jalan khusus ini nantinya bisa diakses baik dari JORR Seksi E maupun dari JTCC. Jalan akses timur ini akan melengkapi proyek Pelindo yang lain, yakni Jalan Tol Cibitung-Cilincing.

Pembangunan jalan tol ini dimaksudkan untuk memperlancar dan mempercepat arus barang dari timur Jakarta. Kawasan ini merupakan sentral kawasan industri utama di Indonesia yang meliputi Bekasi dan Karawang. Sampai Oktober, jalan tol tersebut sudah beroperasi sebagian, yakni Seksi 1, 2, dan 3 yang menghubungkan Cibitung-Tarumajaya sejauh 27,5 km.

“Sekitar 60% barang menuju Tanjung Priok berasal hinterland di Timur Jakarta ini,” kata Arif.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini