JAKARTA - PT Wulandari Bangun Laksana Tbk resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI), hari ini (8/11/2022). Pada perdagangan perdananya, harga saham perseroan naik 35% ke level Rp135. Sebelumnya, harga penawaran yang ditetapkan sebesar Rp100 per saham.
Hingga pukul 09.05 WIB, harga saham emiten yang melantai dengan kode BSBK ini stagnan pada posisi Rp135. Adapun, volume saham yang didagangkan tercatat sebanyak 89,79 juta saham, dengan nilai transaksi mencapai Rp12,12 miliar, dan frekuensi sebanyak 1.592 kali.
Dalam penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO), BSBK melepas sebanyak 2,75 miliar saham atau 12,09% dari modal ditempatkan dan disetor.
Bersamaan dengan IPO, perusahaan yang bergerak di bidang properti ini juga akan melaksanakan konversi utang sebesar Rp234,17 miliar atau sebanyak-banyaknya sebesar 2,34 miliar saham. Selain itu, perseroan akan menerbitkan Waran Seri I sebanyak 7 miliar lembar atau 35% dari modal ditempatkan.
Dari dana hasil IPO, perseroan akan menggunakan sebesar Rp100 miliar untuk membeli tanah seluas kurang lebih 1,2 hektare di Kota Balikpapan dan sekitarnya. Adapun, pertimbangan pembelian aset tanah tersebut dilakukan untuk menambah jumlah landbank yang dimiliki perseroan saat ini, yang rencananya akan dikembangkan menjadi produk apartemen dengan nama The Mansion Apartment.
Kemudian, sekitar 90% dari sisa dana IPO akan digunakan untuk modal kerja, dan sekitar 10% akan digunakan untuk operasional. Dengan rincian, penggunaan dana sebagai modal kerja terdiri dari pembayaran kepada kontraktor atas pekerjaan project Metropolis condotel, pembayaran kepada kontraktor atas pekerjaan project BSB Beach Apartment, serta pembayaran kepada kontraktor atas pekerjaan project the Mansion Apartment.