Share

Menaker Beri Sinyal Kenaikan UMP 2023, Begini Reaksi Pengusaha

Advenia Elisabeth, MNC Portal · Selasa 08 November 2022 17:11 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 08 320 2703461 menaker-beri-sinyal-kenaikan-ump-2023-begini-reaksi-pengusaha-g1uTlXXtJW.JPG UMP 2023. (Foto: Freepik)

JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah memberikan sinyal akan kenaikan upah minimum provinsi (UMP) pada 2023.

Adapun formula penghitungan tingkat kenaikan upah untuk tahun 2023 menggunakan formula yang tertuang dalam PP 36 Tahun 2021, sebagai turunan dari UU Cipta Kerja.

Menanggapi hal itu, Ketua Umum Kamar Dagang Indonesia (Kadin) DKI Jakarta Diana Dewi mengatakan, pengusaha akan tunduk mengikuti kebijakan yang ditetapkan pemerintah.

Menurutnya, hal ini juga untuk kebaikan para pekerja yang selama ini keberatan dengan biaya yang serba mahal.

 BACA JUGA:Kabar Gembira untuk Buruh! Menaker Sebut UMP 2023 Lebih Tinggi

"Iya, hitungan tetap mengacu PP 36 sesuai formula yang ada memang unsur perhitungannya adalah salah satunya pertumbuhan ekonomi dan inflasi. Tentu kami Kadin akan mengikutinya," ujar Diana kepada MNC Portal Indonesia, Selasa (8/11/2022).

Baca Juga: Hindari Masalah Kesehatan yang Mungkin Timbul Setelah Penerbangan Jarak Jauh

Baca Juga: BuddyKu Fest: Challenges in Journalist and Work Life Balance Workshop

Follow Berita Okezone di Google News

Mengutip data yang dirilis oleh BPS, secara spasial, perekonomian Indonesia pada triwulan III-2022 mengalami peningkatan di seluruh provinsi. Dimana Pulau Jawa menjadi penyumbang utama dengan kontribusi sebesar 56,30% dan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,76% (y-on-y).

Di mana kata Menaker, hal itu menjadi gambaran positif untuk tingkat kenaikan upah tahun 2023 mendatang.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini