Share

Resmi IPO, Saham Bersama Zatta Jaya Langsung Naik 35%

Cahya Puteri Abdi Rabbi, MNC Portal · Kamis 10 November 2022 09:43 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 10 278 2704560 resmi-ipo-saham-bersama-zatta-jaya-langsung-naik-35-RHoYPYVlxl.jpg Bersama Zatta Jaya Resmi Melantai di Bursa. (Foto: Okezone.com/MPI)

JAKARTA - PT Bersama Zatta Jaya Tbk resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). Pada perdagangan perdananya, harga saham perseroan naik 35% ke level Rp135. Sebelumnya, harga penawaran yang ditetapkan sebesar Rp100 per saham.

Hingga pukul 09.05 WIB, harga saham emiten yang melantai dengan kode ZATA ini stagnan pada posisi Rp135. Adapun, volume saham yang didagangkan tercatat sebanyak 36,44 juta saham, dengan nilai transaksi mencapai Rp4,92 miliar, dan frekuensi sebanyak 1.263 kali.

Baca Juga: Melantai di Bursa, Saham OMED Dilirik Investor hingga Oversubscribed

"Menjadi perusahaan tercatat adalah sebuah kebanggaan dan pencapaian yang strategis," kata Direktur Utama ZATA dalam Seremoni Pencatatan Saham Perdana ZATA, Kamis (10/11/2022).

Oleh karena itu, langkah penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) ini merupakan momentum bagi perseroan untuk meningkatkan ekspansi usaha, kapasitas pendanaan, tata kelola yang lebih baik.

Baca Juga: IPO Pertamina Geothermal Energy Masuk Tahap Finalisasi, Kapan Melantai di Bursa?

Dalam proses IPO, perseroan menawarkan sebanyak 1,70 miliar saham atau setara 20,01% dari modal disetor dan ditempatkan.

ZATAakan menggunakan sekitar 5% dari dana IPO untuk membayar kewajiban perseroan, terkait fasilitas Kredit Modal Kerja Pinjaman Tetap Reguler (KMK-PTR) Revolving dengan PT Bank Raya Indonesia Tbk.

Kemudian, sekitar 7% dana IPO akan digunakan untuk membayar kewajiban perseroan terkait dengan fasilitas Kredit Modal Kerja Pinjaman Tetap Angsuran (KMK-PTA) Non-Revolving dengan Bank Raya.

Baca Juga: Hadirkan Acara Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Layanan untuk Produk Server dan Storage

Follow Berita Okezone di Google News

Selanjutnya, perseroan akan menggunakan sekitar 17% dana hasil IPO sebagai penyetoran modal kepada PT Bersama Dauky Mulya (PT BDM). Adapun, dana tersebut akan digunakan antara lain untuk, penyewaan toko baru guna menunjang kegiatan penjualan PT BDM, untuk renovasi sebanyak 7 toko baru yang di sewa, serta untuk modal kerja PT BDM.

Lalu, sekitar 71% dana hasil IPO akan digunakan untuk penyetoran modal kepada PT Bersama Zatta Mulya (PT BZM), yang selanjutnya akan digunakan untuk penyewaan toko baru untuk menunjang kegiatan penjualan PT BZM, untuk renovasi sebanyak 26 toko baru yang di sewa, dan untuk modal kerja PT BZM.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini