JAKARTA - Pencairan BLT subsidi gaji atau BSU sebesar Rp600.000 terus dilakukan pemerintah. Pencairan BSU dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya di antar ke rumah pekerja oleh petugas Pos Indonesia.
Dirut PT Pos Indonesia Faizal Rochmad Djoemadi mengatakan, PT Pos Indonesia sebagai salah satu penyalur BSU siap mendukung program pemerintah menyalurkan bantuan.
Faizal mengatakan PT Pos bakal membuka layanan penyaluran BSU setiap hari, termasuk hari Sabtu dan Minggu. "Maksimal 2 minggu lagi selesai," kata Faizal.
Sementara itu, Menaker Ida Fauziyah mengatakan, setelah menyelesaikan penyaluran BSU melalui Bank Himbara, maka untuk tahap yang ke-7 ini penyalurannya dilakukan melalui PT Pos Indonesia. Ada 3,6 juta yang disalurkan di PT Pos Indonesia.
Pencairan BSU di PT Pos Indonesia sendiri dilakukan melalui 3 cara. Pertama, penerima BSU datang langsung ke PT Pos Indonesia terdekat jika sudah menerima notifikasi sebagai calon penerima. Kedua, pencairan dilakukan secara kolektif di perusahaan atau tempat tertentu yang ditunjuk oleh PT Pos Indonesia.
Ketiga, jika penerima BSU berhalangan hadir seperti sakit, maka petugas PT Pos Indonesia akan menghampiri langsung penerima BSU ke rumah atau rumah sakit yang bersangkutan.
"Mudah-mudahan dengan penyaluran melalui 2 model ini, melalui Bank Himbara dan Kantor Pos ini mudah-mudahan bisa tersalur 100% hingga akhir tahun 2022 ini," lanjut Menaker.
Baca Selengkapnya: Pencairan BSU Rp600.000, Pak Pos Bisa Sambangi Rumah Pekerja
(Kurniasih Miftakhul Jannah)