Share

Mengenal Ir Sutami Menteri 'Termiskin' di Indonesia

Rina Anggraeni, Okezone · Jum'at 11 November 2022 09:07 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 11 320 2705273 mengenal-ir-sutami-menteri-termiskin-di-indonesia-t9ZsCf8eW3.jpg Ilustrasi (Foto: Istimewa)

JAKARTA- Mengenal Ir Sutami Menteri 'Termiskin' di Indonesia menarik untuk diulas. Pria kelahiran Surakarta, Jawa Tengah, 19 Oktober 1928 itu dipercaya Presiden Soekarno sebagai Menteri. Di mana saat itu pria ini masih berusia sangat muda, 36 tahun.

Pria yang pernah menjabat sebagai menteri selama 14 tahun itu hidup sederhana. Meskipun demikian, Sutami telah banyak berbuat untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Mengenal Ir Sutami Menteri 'Termiskin' di Indonesia dikarenakan pria yang diangkat menjadi Menteri era Presiden Soekarno pada tahun 1964 ini berbeda dengan pejabat-pejabat lainnya. Dia tidak pernah memanfaatkan fasilitas negara secara berlebihan.

Saat lengser sebagai menteri, dia tidak memiliki biaya untuk berobat, menyedihkan. Pria ini pun mengembalikan semua fasilitas negara ketika tidak menjabat sebagai menteri, tahun 1978.

Baca Juga: Hadirkan Acara Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Layanan untuk Produk Server dan Storage

Follow Berita Okezone di Google News

Bahkan, pria yang telah enam kali menjabat sebagai Menteri Pekerjaan Umum ini dijuluki menteri termiskin. Di mana rumah Sutami di jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat dibeli secara mencicil. Ketika akan pensiun, rumah itu baru lunas.

Apalagi, rumahnya yang berada di Jl. Imam Bonjol, Jakarta Pusat dibeli dengan cara mencicil dan baru lunas setelah dia pensiun menjadi menteri. Rumah tersebut jauh dari kata mewah yang dibayangkan, bahkan atapnya bisa saja bocor sewaktu musim hujan.

Menjabat sebagai menteri tak menjamin Ir Sutami memiliki kemampuan ekonomi yang mumpuni. Dia bahkan sempat mengalami kekurangan uang yang membuatnya telat membayar listrik, sehingga membuat PLN harus mencabut listrik di rumahnya yang berada di Solo, Jawa Tengah.

Tidak hanya itu, pria asal Surakarta ini juga tidak pernah mau memanfaatkan fasilitas yang diberikan pemerintah secara berlebihan. Bahkan semua fasilitas yang diberikan dikembalikan pada saat dia lengser.

Dia bahkan bisa jalan kaki puluhan kilometer untuk menjangkau tempat-tempat terpencil tanpa kenal lelah. Hal tersebut menunjukkan bahwa Ir Sutami tak main main dalam bekerja. Karena itu beberapa proyek besar seperti pembangunan Gedung DPR dan Jembatan Musi dapat berjalan dengan baik.

(RIN)

 

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini