Share

Kejar Target Energi Terbarukan, RI Tak Munafik Masih Butuh Batu Bara

MNC Portal, Jurnalis · Jum'at 11 November 2022 11:44 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 11 320 2705396 kejar-target-energi-terbarukan-ri-tak-munafik-masih-butuh-batu-bara-jceYXEXgEx.jpg RI Tak Munafik Masih Membutuhkan Batu Bara. (Foto: Okezone.com/Reuters)

JAKARTA - Menteri Investasi Bahlil Lahadalia memastikan Energi Baru dan Terbarukan berasal dari teknologi yang ramah lingkungan dan kekinian. Hal ini dilakukan demi memastikan ambisi Indonesia dalam mencapai dekarbonisasi.

Karena itu, salah satu strategi pemerintah dalam mencapai hal itu dengan melarang ekspor produk tambang tertentu. Apalagi, total pemakaian EBT berdasarkan catatannya mencapai 25% dari total pemakaian listrik nasional.

Baca Juga: Ini Dia 'Harta Karun' EBT di Indonesia, Potensi 437 Gigawatt

"Kita juga mendorong investasi hilirisasi pada EV, yang mana semuanya harus semua pakai energi baru dan terbarukan," ungkap Bahlil dalam konferensi pers di Nusa Dua Bali Convention Center, Bali, Jumat (11/11/2022).

Baca Juga: RUU Energi Terbarukan, Skema Power Wheeling Perlu Dikaji Ulang

Meski mendorong upaya penggunaan energi baru dan terbarukan, namun tidak lantas pemerintah melarang penggunaan batu bara. Sebab, ada beberapa sektor industri yang masih membutuhkan energi tambang tersebut dalam menjalankan usahanya.

"Kita tidak bisa munafik. Juga ada bagian industri yang membutuhkan batu bara. Maksud saya, kita boleh bermain di gendang yang mereka buat tapi jangan mereka dikte untuk atur negara kita," tambah dia.

Baca Juga: 50 Tahun Berkarya, Indomie Konsisten Hidupkan Inspirasi Indomie untuk Negeri

Follow Berita Okezone di Google News

Soal kebijakan EBT sendiri, Bahlil memastikan teknologi yang digunakan harus benar-benar ramah lingkungan dan terbaru. Bukan teknologi lama yang kemudian dimodifikasi untuk dapat digunakan di Indonesia.

"Investasi yang kita dorong untuk hilirisasi adalah betul-betul teknologi yang ramah dan kekinian. Jangan teknologi tahun 1970-an dibongkar terus taruh ke Indonesia, kemudian menghasilkan emisi banyak, kita tidak lagi," tegasnya.

Selfie Miftahul Jannah

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini