Share

Mendag Cek Harga Beras hingga Minyak di Pasar Tanjungsari Sumedang, Ini Hasilnya

Shelma Rachmahyanti, MNC Media · Jum'at 11 November 2022 13:45 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 11 320 2705478 mendag-cek-harga-beras-hingga-minyak-di-pasar-tanjungsari-sumedang-ini-hasilnya-IWvi4vTL0Q.jfif Mendag Zulhas Sidak Pasar. (Foto: Okezone.com/Kemendag)

SUMEDANG - Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan melakukan sidak ke Pasar Tanjungsari, Sumedang. Dirinya mengecek harga-harga barang kebutuhan pokok di pasar tersebut.

"Seperti biasa, sebagai menterinya Ibu-ibu, menterinya pasar becek, Saya hari-hari memang rutin ke pasar untuk memastikan stok dan harga barang kebutuhan pokok aman," ujar Zulkifli Hasan, Jumat (11/11/2022).

Baca Juga: Punya Kartu Ini, Warga Bisa Beli Telur Rp10 Ribu dan Daging Sapi Rp35 Ribu/Kg

Dari hasil pemantauannya, Mendag mengaku bersyukur harga-harga barang kebutuhan pokok terpantau stabil cenderung turun.

"Kita bersyukur harga-harga stabil bahkan ada yang turun, misalnya beras di sini (Pasar Tanjungsari) bisa dibeli dengan harga Rp9.400 /Kg. Bayarnya pun sekarang mudah, bisa pakai QRIS, canggih sekarang, cukup dengan Smartphone sudah bisa belanja," lanjut Zulhas.

Baca Juga: Pertalite Naik, Mendag Cek Harga Barang Pokok Masih Stabil

Lebih lanjut, dirinya menjelaskan bahwa beras dengan harga Rp9.400 adalah beras yang hadir di pasaran hasil penugasan Kemendag ke Perum Bulog melalui program KPSH (Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga)

"Sesuai arahan Pak Presiden untuk menstabilisasi harga beras di pasaran, makan Kemendag hadir bersama Bulog menyediakan beras dengan harga terjangkau," papar Zulhas.

Baca Juga: 50 Tahun Berkarya, Indomie Konsisten Hidupkan Inspirasi Indomie untuk Negeri

Follow Berita Okezone di Google News

Tak hanya beras, harga barang kebutuhan pokok lain juga terpantau stabil cenderung turun antara lain cabai merah kriting Rp40.000, Ayam Rp32.000, Bawang Merah Rp35.000, dan MinyaKita dijual dengan harga Rp13.500.

"Ayam itu bahkan terlalu murah sebenarnya, normalnya itu Rp35.000, kalau terlalu murah nanti peternak yang menggemukkan ayamnya bangkrut," tutup Mendag.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini