Share

Ekspansi Bisnis, Waskita Karya (WSKT) Terbitkan Obligasi dan Sukuk Rp3,9 Triliun

Agregasi Harian Neraca, Jurnalis · Selasa 15 November 2022 12:06 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 15 278 2707781 ekspansi-bisnis-waskita-karya-wskt-terbitkan-obligasi-dan-sukuk-rp3-9-triliun-8zI9bp9zZ4.jpg Ilustrasi saham. (Foto: Freepik)

JAKARTA - PT Waskita Karya Tbk (WSKT) berencana kembali menerbitkan obligasi dan sukuk senilai total Rp3,9 triliun.

Dikutip Harian Neraca, hal ini bertujuan untuk memperkuat struktur modal guna mendanai ekspansi bisnisnya.

“Saat ini dalam proses pengajuan penerbitan obligasi dan sukuk dengan pola penjaminan pemerintah dengan nilai Rp 3,9 triliun dan diharapkan di akhir tahun atau awal tahun depan proses ini telah final,” kata Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Waskita Karya, Wiwi Suprihatno di Jakarta dikutip Selasa (15/11/2022).

 BACA JUGA:Oversubcribed, Tender Obligasi ABM Investama Tembus USD193,4 Juta

Dia menjelaskan kalau sebelumnya Waskita juga telah mendapatkan fasilitas penjaminan dalam rangka menerbitkan surat utang dari pemerintah dengan plafon Rp5,6 triliun, dan telah dilaksanakan obligasi dan sukuk sebesar Rp5,05 triliun.

Disampaikannya, tahun ini perseroan masih membutuhkan support dari fiskal berupa penjaminan ini.

Adapun Waskita Karya juga akan segera menggelar penambahan modal dengan memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue.

Baca Juga: Hadirkan Acara Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Layanan untuk Produk Server dan Storage

Follow Berita Okezone di Google News

Aksi itu dilakukan dalam rangka juga menyerap penyertaan modal negara (PMN) dari pemerintah Rp3 triliun. Sedangkan dana publik yang ditargetkan mencapai Rp980 miliar.

Kemudian, untuk laba bersih pada kuartal III tahun ini sebesar Rp578,17 miliar atau melonjak 766,6% dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp66,71 miliar.

Direktur Utama Waskita Destiawan Soewardjono pernah bilang, perbaikan kinerja Waskita sampai dengan kuartal III-2022 ini menandakan bahwa strategi penyehatan keuangan dengan 8 stream yang diterapkan sejak tahun lalu sudah berjalan dengan baik.

”Pencapaian laba bersih ini didukung oleh adanya pendapatan konstruksi, pabrikasi, properti dan juga strategic partnership tiga ruas tol pada triwulan III. Waskita sebagai salah satu perusahaan BUMN yang ikut berkontribusi membantu program pemerintah dalam percepatan pembangunan infrastruktur jalan tol dan infrastruktur lainnya, kami tidak hanya dapat membangun jalan tol yang bermanfaat bagi masyarakat, tapi juga mampu mencatatkan profitabilitas melalui proses bisnis strategic partnership,” katanya.

Diketahui, selama periode Januari hingga September 2022, perseroan membukukan pendapatan usaha sebesar Rp10,30 triliun tumbuh 44,61% dibandingkan periode yang sama tahun 2021 sebesar Rp7,12 triliun.

Perseroan juga berhasil membukukan laba bruto sebesar Rp988,15 miliar atau tumbuh 28,77% dari tahun lalu, yaitu sebesar Rp 767,40 miliar.

Pertumbuhan ini didukung dengan adanya perbaikan dari beberapa segmen konstruksi dan penerapan lean construction (pengendalian efisiensi biaya pengelolaan proyek dan beban administrasi) pada seluruh proyek. Perseroan juga mencatatkan total aset sebesar Rp99,90 triliun, total liabilitas Rp82,40 triliun, serta total ekuitas perusahaan sebesar Rp17,50 triliun.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini