Share

Dukung KEK Sanur Jadi Pusat Tradisi Wellness Indonesia, KemenkopUKM Gandeng IWI dan Smesco

Tim Okezone, Okezone · Selasa 15 November 2022 17:33 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 15 320 2708139 dukung-kek-sanur-jadi-pusat-tradisi-wellness-indonesia-kemenkopukm-gandeng-iwi-dan-smesco-ay7hBkmsUg.jpg KemenkopUKM dukung KEK Sanur jadi pusat wellness Indonesia. (Foto: Okezone)

JAKARTA - KTT G20 menjadi momentum untuk mendorong industri wellness Indonesia lebih mendunia.

Di mana kesempatan emas ini pun digarap dengan serius oleh Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) bersama SMESCO Indonesia bekerjasama dengan Indonesia Wellness Institute (IWI) dengan menggelar kegiatan Future Wellness Tradition pada Senin (14/11/2022), sebagai salah satu side event G20.

Event Future Wellness Tradition sebagai upaya meningkatkan kesadaran terhadap wellness dan semakin mempromosikan industri wellness di Indonesia ini mengangkat tema Local Wisdom for Global Sustainability dan menjadi bagian rangkaian kegiatan Future SMEs Village yang berlangsung 10-19 November 2022, di Bali Collection, ITDC Nusa Dua, Badung, Bali.

Diketahui, kegiatan Future Wellness Tradition ini diharapkan mampu mendorong posisi industri wellness Indonesia di dalam peta wellness dunia, sehingga menjadikan ekosistem wellness Indonesia terbentuk lebih luas, inklusif, dan berdaya saing dengan mengangkat kekuatan tradisi yang otentik dan beragam.

 BACA JUGA:Ajak Pengusaha Singapura Investasi Pariwisata, Sandiaga: Kekuatan Indonesia Ada di Wellness Tourism

Future Wellness Tradition ini bertujuan menghadirkan kekayaan tradisi wellness Indonesia melalui showcase produk dan pengalaman otentik. Para stakeholder dan pengunjung dapat merasakan langsung keunikan dan manfaat dari produk serta program wellness yang dimaksud.

Kedua, menjadi sesi sharing dan diskusi lintas stakeholder ekosistem wellness Indonesia dan global. Kegiatan akan dimulai dengan paparan roadmap pengembangan wellness Indonesia oleh IWI yang kemudian dilanjutkan dengan sesi berjejaring.

Ketiga, memberikan kontribusi pemikiran sekaligus mematenkan positioning Indonesia dalam peta wellness dunia melalui ‘Deklarasi Bali’ yang mengandung sepuluh poin tentang visi misi dan strategi pengembangan wellness Indonesia dan global.

Ketua Indonesia Wellness Institute (IWI) Paulus Mintarga dalam sambutannya mengungkapkan definisi wellness menurut Global Wellness Institute (GWI) adalah upaya aktif melakukan berbagai aktivitas dan pilihan gaya hidup yang mengarah pada satu kondisi sehat yang holistik (dalam multi dimensi wellness).

Multi dimensi itu sendiri terdiri dari mental, spiritual, emosional, fisik, lingkungan alam, dan sosial.

“Intinya wellness adalah gaya hidup berkualitas. Tidak hanya aspek Kesehatan, wellness juga punya potensi ekonomi yang pesar,” ujar Paulus melalui keterangan resmi dikutip Selasa (15/11/2022).

Adapun Wellness menjadi semakin esensial karena gaya hidup tidak sehat mengarah pada penyakit kronis yang merajalela. Penyakit kronis bertanggung jawab pada 71% kematian secara global.

Untuk jangka panjang, penyakit kronis adalah tantangan terbesar dari kesehatan publik yang disebut sebagai emerging pandemic.

Baca Juga: BuddyKu Fest: 'How To Get Your First 10k Follower'

Follow Berita Okezone di Google News

”Di sisi lain, pengeluaran atau belanja kesehatan telah mencapai kisaran 10% dari GDP global. Pertumbuhan nilai belanja kesehatan sekarang lebih besar dibanding pertumbuhan ekonomi. Kendala spesifiknya berbeda-beda dari satu negara ke negara lainnya. Namun, kebanyakan melibatkan isu yang berkembang dengan faktor biaya, kebutuhan kesehatan dan ketimpangan pada akses perawatan kesehatan," jelasnya.

Secara global pada tahun 2021, nilai ekonomi wellness dunia diperkirakan senilai USD4,5 triliun atau setara dengan Rp63.000 triliun.

Ini adalah industri dengan ukuran kolosal.

Menurut data dari IMF, industri wellness juga diestimasikan mewakili 5,6% ekonomi global di tahun 2017, di mana pada tahun yang sama pengeluaran kesehatan dunia adalah USD8 triliun.

“Pertumbuhan industri wellness 6,6%, lebih tinggi di atas pertumbuhan ekonomi rata-rata dunia di angka 4%. Bahkan di AS wellness real estate capai 23%. Ke depan wellness tourism akan menjadi trend,” bebernya.

Pada tahun 2020, Indonesia menempati ranking 19 teratas pada pasar industri wellness di dunia.

Potensi besar di masa yang akan datang sangat luar biasa mengingat Indonesia mampu memproduksi banyak komoditas penting di industri wellness dan memiliki narasi kuat wellness Indonesia.

“Tapi kenapa wellness Indonesia belum dikenal dunia? Ini karena wellness kita dianggap belum punya DNA. Maka berangkat dari kekuatan tradisi yang kita miliki, kita kembangkan produk wellness yang berkarakter berbasis tradisi. Karena itulah future wellness adalah tradisi, diawali Jawa, Bali dan daerah lain karena banyak daerah lain belum digali,” jelasnya.

Sebagai informasi,

Wellness Indonesia juga diyakini akan makin berkembang dengan adanya Rumah Sakit Internasional yang dibangun di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) bidang Kesehatan di Sanur, Denpasar yang disebut juga sebagai KEK Sanur Tradisi Wellness Indonesia dimana RS Internasional ini direncanakan akan beroperasi pada tahun 2023. Lalu IWI optimis di tahun 2025 wellness Indonesia bisa go internasional.

Indonesia Wellness Institute (IWI) sebagai provider wellness di Indonesia memiliki peran untuk mendorong industri wellness semakin tumbuh dan berkembang. IWI memberikan edukasi, fasilitasi, sertifikasi, standarisasi, termasuk riset dan penjaringan untukmendorong wisata kebugaran di Indonesia.

Ketua Dewan Pembina Indonesia Wellness Institute (IWI) Gibran Rakabuming yang memberikan sambutan secara daring mengungkapkan IWI merupakan inisiasi untuk mengkonsolidasikan narasi besar wellness nusantara sekaligus menghadirkan produk-produk wellness tradisional terbaik di Indonesia.

IWI hadir dengan berbagai program kesehatan masyarakat berbasis aspek preventif dan promotif, menumbuhkan wellness economy yang lekat dengan UMKM dan pariwisata berbasis kuliner sehat, wisata olahraga, hingga obat-obatan herbal dan jamu.

IWI melakukan eksplorasi tradisi wellness Indonesia dengan percontohan pada tradisi Jawa Wellness dan Bali Wellness. Salah satu contoh dari Jawa Wellness adalah tari beksan yang mengekspresikan estetis tubuh yang dibalut dengan kekuatan keseimbangan dan irama.

Gibran juga menyambut baik inisiasi Kawasan Ekonomi Khusus Sanur yang tersentralisasi seputar dunia kesehatan dan aspek wellness.

“IWI siap mendukung KEK Sanur sebagai salah satu tradisi wellness Indonesia,” tegas Gibran yang juga Walikota Solo ini.

Adapun Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengapresiasi dan menyambut baik event Future Wellness Tradition ini yang juga memberikan gambaran betapa penting dan krusialnya pengembangan wellness sebagai masa depan UMKM Indonesia.

“Sekarang ini permintaan dunia di negara-negara maju terhadap wellness produk terus bertumbuh, nilainya sekitar 16 ribu triliun. Kita memiliki potensi yang luar biasa, punya kekayaan biodiversity yang luar biasa yang menjadi sumber produk dari wellness. Dan kita juga punya tradisi wellness Jawa, wellness Bali, dan daerah lain. Jadi ini menjadi kekuatan ekonomi ke depan terutama UMKM,” papar Teten.

“Bahkan bisa kita katakan wellness ini nanti menjadi unggulan UMKM kita yang punya nilai komparatif jauh luar biasa. Jadi ini yang perlu kita terus lakukan riset dan pengembangan produknya dan saya optimis untuk itu,” sambung Teten didampingi Sekjen Indonesia Wellness Institute (IWI) Ida Bagus Agung Gunarthawa.

Dia mencontohkan produk wellness yang juga punya potensi besar seperti produk herbal contohnya jamu. Selain itu ada juga produk wellness yang berbasis minyak atsiri sebagai terapi aromatik atau aromaterapi.

“Jadi saya optimis produk-produk seperti itu akan menjadi unggulan UMKM kita ke depan,” kata Teten.

Dirinya juga menyinggung Rumah Sakit Internasional yang dibangun di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) bidang Kesehatan di Sanur, Denpasar juga akan menjadi Kawasan Wellness Indonesia.

“Ini akan jadi faktor pembeda, industri wellness Indonesia akan punya posisi tawar kuat dan mengoptimalkan Kawasan Ekonomi Khusus di Sanur,” ucapnya.

Tradisi wellness Indonesia terdiri dari lima substansi yaitu herbal, food & nutrition serta supplement, aromatic, physical activities, sport & exercise, dan terakhir adalah therapy. Beberapa contoh Industri wellness Indonesia adalah Jawa wellness dan Bali wellness.

Jawa wellness terdapat Acaraki (Jamu), Beksan Nyawiji, Rijsttafel Jawa, Setaman Pura Aroma, dan Pijat Kungkum.  Sedangkan di Bali wellness terdapat Tirtayatra (meditasi), Pelukatan (purification & 5 senses treatment), Pratiti (reflection), Lotoh (therapy dan herbal), dan Mejejaitan (exercise).

1
4

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini