Share

Garudafood (Good), Emiten Orang Terkaya RI Realisasikan Capex 100%

Agregasi Harian Neraca, Jurnalis · Kamis 17 November 2022 12:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 17 278 2709301 garudafood-good-emiten-orang-terkaya-ri-realisasikan-capex-100-VXfhDKVE0a.JPG Ilustrasi saham. (Foto: Freepik)

JAKARTA - PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk (GOOD) telah menyelesaikan 100% belanja modal atau capital expenditure (capex) yang dialokasikan total Rp350 miliar.

Dikutip dari Harian Neraca, emiten milik orang terkaya RI Sudhamek ini telah mengeluarkan arus kas bersih untuk investasi mencapai Rp211,47 miliar.

"Hingga saat ini penggunaan capex sudah 100% digunakan untuk pembelian tanah dan bangunan, mesin produksi, gedung dan instalasi,” kata Head of Corporate Communication & Relations Garudafood, Dian Astriana dikutip Kamis (17/11/2022).

 BACA JUGA:Laba Garudafood (GOOD) Turun Jadi Rp278,3 Miliar tapi Penjualan Naik 22,8%

Dia juga menyebut jumlah tersebut lebih rendah daripada periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp268,69 miliar. Sebagai informasi, perseroan membukukan penjualan di kuartal tiga 2022 sebesar Rp7,82 triliun atau naik 22,95% dibandingkan priode yang sama tahun lalu Rp3,36 triliun.

Pertumbuhan penjualan tersebut ditopang oleh kategori makanan dalam kemasan dengan kontribusi sebesar 87,8% dari seluruh porsi penjualan dengan pertumbuhan sebesar 24,5%.

Sedangkan untuk kategori minuman mengalami pertumbuhan sebesar 12,3%. Adapun, penjualan domestik GOOD naik sebesar 23,4%, sementara di pasar ekspor naik 17,4% dari tahun sebelumnya.

Baca Juga: BuddyKu Fest: Challenges in Journalist and Work Life Balance Workshop

Follow Berita Okezone di Google News

Serta seiring dengan naiknya penjualan, beban pokok penjualan Garudafood meningkat menjadi Rp5,81 triliun, dari sebelumnya Rp4,57 triliun. Meski demikian, laba kotor Garudafood tercatat tetap naik menjadi Rp1,94 triliun dibandingkan dengan Rp1,79 triliun di kuartal III/2021.

Sementara itu, laba bersih GOOD yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik sebesar 53,92% menjadi Rp278,3 miliar dari perolehan Rp180,8 miliar pada kuartal II/2022. Sementara itu, bila dibandingkan dengan kuartal III/2021 atau secara tahunan (year-on-year/yoy), laba bersih GOOD tercatat turun sebesar 11,31%

Direktur Garudafood, Paulus Tedjosutikno pun sebelumnya mengaku optimis dapat terus meningkatkan kinerja penjualan dan laba hingga akhir tahun.

Hal ini seiring dengan tren permintaan barang yang semakin meningkat di masyarakat meskipun diterpa tantangan kenaikan harga komoditas bahan baku,

"Tantangan lain yang akan dihadapi perusahaan adalah fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, kenaikan tingkat suku bunga bank dan inflasi yang terjadi saat ini,” tutupnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini