Share

Prancis Anggarkan Rp136,3 Triliun Bantu Tagihan Energi Perusahaan

Antara, Jurnalis · Minggu 20 November 2022 10:45 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 20 320 2711081 prancis-anggarkan-rp136-3-triliun-bantu-tagihan-energi-perusahaan-WGfOUvtX71.jpg Energi Perusahaan (Foto: Okezone)

JAKARTA - Prancis berencana membelanjakan sebesar 8,4 miliar euro (sekitar Rp136,3 triliun) untuk membantu perusahaan membayar tagihan energi mereka, guna meredam dampak kenaikan harga listrik dan gas dan membantu mereka bersaing dengan bisnis Jerman, demikian disampaikan Menteri keuangan Prancis pada Sabtu.

Prancis akan memangkas pajak khusus untuk listrik seminimal mungkin yang diizinkan berdasarkan aturan Uni Eropa (UE) dan mengizinkan perusahaan untuk memanfaatkan mekanisme khusus guna menerima tenaga turunan nuklir yang murah.

Usaha kecil juga akan mendapat manfaat dari batas harga energi yang sudah diberlakukan untuk rumah tangga.

"Perusahaan-perusahaan (Prancis) akan dilindungi seperti halnya perusahaan Jerman," kata Menteri Keuangan Bruno Le Maire kepada radio France Inter, Minggu (20/11/2022).

"Kami juga akan memastikan bahwa aturan persaingan UE berlaku untuk semua perusahaan, baik Italia, Spanyol, Prancis atau Jerman," katanya.

Baca Juga: Hadirkan Acara Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Layanan untuk Produk Server dan Storage

Follow Berita Okezone di Google News

Pada awal tahun ini, Jerman menetapkan anggaran sebesar 200 miliar euro (sekitar Rp3,24 kuadriliun) untuk melindungi perusahaan dan rumah tangga dari harga energi yang tinggi, sehingga menuai kritik dari negara-negara UE lainnya karena mengkhawatirkan distorsi di tingkat UE.

Paket bantuan senilai 8,4 miliar euro (sekitar Rp136,3 triliun) yang diluncurkan Prancis pada Sabtu merupakan biaya untuk 2022 dan 2023, kata kementerian keuangan dalam sebuah pernyataan.

Prancis sudah mengalokasikan 45 miliar euro (sekitar Rp729,8 triliun) untuk membantu rumah tangga.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini