Share

Erick Thohir: Transformasi BUMN Diakui Dunia

Suparjo Ramalan, MNC Portal · Minggu 20 November 2022 18:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 20 320 2711249 erick-thohir-transformasi-bumn-diakui-dunia-4Cqw3UGePg.jpg Menteri BUMN Erick Thohir (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyatakan bahwa program transformasi perusahaan pelat merah diakui dunia. Hal ini ditandai oleh kucuran dana atau pinjaman berbasis kebijakan dari dua bank internasional.

Adapun kedua lembaga keuangan global itu adalah Bank Pembangunan Jerman atau Kreditanstalt Fur Wiederaufbau (KFW) dan Asian Development Bank (ADB).

KFW akan memberikan pinjaman kepada BUMN sebesar 300 juta euro atau setara USD 295,8 juta (Rp4,6 triliun). Sementara ADB memberikan pinjaman senilai USD500 juta atau setara Rp 7,8 triliun.

"Kami bersyukur kerja keras selama 3 tahun terakhir membuahkan hasil yang signifikan dan ini diakui secara internasional,” ujar Erick, dikutip Minggu (20/11/2022).

Pinjaman dari ADB dan KFW merupakan pinjaman program yang keseluruhan masuk ke kas negara atau APBN untuk pendanaan defisit negara. “Jadi tidak ada yg masuk ke Kementerian BUMN,” ujar Erick.

Dia mencatat, Kementerian BUMN memberikan kontribusi ke kas negara sekitar USD800 juta atau Rp 12,5 triliun di 2023. Selain dipercaya lembaga keuangan internasional, BUMN juga akan memberikan kontribusi dividen sebesar Rp 48 triliun di 2023.

Baca Juga: BuddyKu Fest: 'How To Get Your First 10k Follower'

Follow Berita Okezone di Google News

ADB, lanjut Erick, juga melihat peran BUMN sebagai garda utama menanggulangi pandemi Covid-19. Selain itu, punya peran kunci dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Dia pun memastikan keberlanjutan reformasi dan transformasi BUMN terus dilakukan.

ADB juga mengapresiasi reformasi dan transformasi Kementerian BUMN dan BUMN yang akan dilakukan pada 2023-2024 mendatang. Apresiasi itu terkait kebijakan Kementerian BUMN ihwal persentase dividen BUMN.

“Sejak 2020, saya telah berjuang agar Kementerian BUMN mendapatkan 1 persen dari dividen BUMN. Ini penting sebagai bagian dari apresiasi terhadap kinerja Kementerian BUMN karena kami harus mengawal aset-aset BUMN. Alhamdulillah, ADB juga melihat hal yang sama,” katanya.

Untuk memastikan keberlanjutan dari reformasi dan transformasi BUMN, Kementerian BUMN sedang membuat peta jalan 2024-2034 yang merupakan kelanjutan dari peta jalan 2020-2024.

Peta jalan 2024-2034 ditargetkan selesai di kuartal pertama 2023. Salah satu target peta jalan ini adalah memastikan BUMN sebagai salah satu aktor utama dalam mendorong tujuan Indonesia menjadi negara berpenghasilan tinggi pada 2045.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini