Share

Cara Membuat Kitas untuk WNA, Cek di Sini

Khairunnisa, Okezone · Senin 21 November 2022 11:21 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 21 320 2711542 cara-membuat-kitas-untuk-wna-cek-di-sini-915i9j9YY8.jpg Cara Membuat Kitas untuk WNA (Foto: Okezone)

JAKARTA - Cara membuat Kitas untuk WNA. Kitas merupakan salah satu produk keimigrasian di antara orang asing. Dengan kartu ini orang asing bisa beraktivitas di Indonesia dalam jangka waktu yang lebih lama.

Cara cepat membuat Kitas untuk WNA bisa dilakukan dengan lebih dulu memperoleh Visa Tinggal Terbatas (Vitas).

Pengguna Vitas diwajibkan melaporkan ke kantor imigrasi dan mengonversi Vitasnya menjadi izin tinggal terbatas (Itas) maksimal 30 hari sejak kedatangan.

Subkoordinator Humas Ditjen Imigrasi Achmad Nur Saleh menjelaskan bahwa hal tersebut mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 48 Tahun 2021.

Achmad Nur Saleh menjelaskan, Vitas adalah izin masuk untuk tinggal terbatas. Namun dalam ketentuan, utamanya Peraturan Pemerintah Nomor 48 tahun 2021, pemegang Vitas harus mengurus Kitas-nya paling lama 30 hari setelah kedatangan.

Ketentuan tersebut juga perlu diperlihatkan terkait dengan cara membuat Kitas untuk suami WNA, sebagai bagian dari syarat pembuatan Kitas.

Sejalan dengan itu, selain biaya pembuatan Kitas, siapkan juga biaya pembuatan Kitas yang merupakan bagian dari biaya izin tinggal di Indonesia.

Baca Juga: BuddyKu Fest: 'How To Get Your First 10k Follower'

Follow Berita Okezone di Google News

Adapun persyaratan pembuatan Kitas, berikut dilansur dari berbagai sumber, Senin (21/11/2022) syarat pembuatan Kitas:

Surat permohonan Itas dari sponsor

Surat persyaratan dan jaminan dari sponsor (bermaterai Rp10.000)

KTP sponsor

Formulir pengajuan

Paspor asli dan fotocopy

Surat keterangan domisili dari RT/RW atau apartement

Telex persetujuan Itas

Untuk sponsor istri atau suami WNI melampirkan Buku Nikah, KTP sponsor dan Kartu Keluarga sponsor

Untuk ponsor Orang Tua WNI melampirkan akta kelahiran pemohon yang trjemah Bahasa Indonesia atau Bahasa Inggris bersertifikat.

Untuk KTA melampirkan IMTA, RPTKA, surat nikah dan akta kelahiran (surat nikah dan akta kelahiran harus diterjemahkan ke bahasa Indonesia atau bahasa inggris oleh penerjemah bersirtifikat)

Untuk Penanam Modal Asing (PMA) melampirkan rekomendasi dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) serta dokumen perusahaan lainnya.

Untuk pelajar/mahasiswa melampirkan surat rekomendasi dari instansi terkait.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini