Dia pun berkomitmen akan merealisasikan sisa pembelian SBN KB III tersebut, sehingga pada akhir tahun diperkirakan pembelian SBN BI di pasar perdana mencapai sekitar Rp1.444 triliun.
"Jadi Rp1.444 triliun ini jumlah SBN yang kami beli di pasar perdana selama tiga tahun untuk dukungan kepada APBN dalam rangka penanganan COVID-19 dan pemulihan ekonomi sesuai UU Nomor 2 Tahun 2020," katanya.
Kemudian, dia menegaskan dukungan pembiayaan APBN tersebut merupakan salah satu bentuk kebijakan moneter bank sentral di dalam bauran kebijakan untuk menjaga stabilitas dan mendukung pemulihan ekonomi nasional.
Untuk pembelian SBN di pasar perdana, kebijakan moneter lainnya yang kini sedang dijalankan oleh BI yakni menaikkan suku bunga acuan, memperkuat operasi moneter, memperkuat stabilisasi nilai tukar rupiah, dan mempertahankan kebijakan likuiditas longgar.
(Zuhirna Wulan Dilla)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.