Share

Pertamina Targetkan Konversi BBM ke LPG untuk Nelayan dan Petani Rampung Akhir 2022

Suparjo Ramalan, MNC Portal · Selasa 22 November 2022 12:58 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 22 320 2712417 pertamina-targetkan-konversi-bbm-ke-lpg-untuk-nelayan-dan-petani-rampung-akhir-2022-y1Y3vRn3J8.jpg Pertamina. (Foto: Okezone)

JAKARTA - PT Pertamina (Persero) memastikan penugasan penyaluran paket konverter LPG bagi nelayan dan petani akan terealisasi penuh hingga akhir 2022.

Direktur Pemasaran Regional Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo menyampaikan kalau pihaknya memang mendapat tugas dari Kementerian ESDM dan Komisi VII DPR RI untuk melanjutkan program konversi Bahan Bakar Minyak (BBM) ke LPG bagi nelayan dan petani.

“Pertamina Patra Niaga mendapatkan amanah untuk menyelesaikan konversi BBM ke BBG (Bahan Bakar Gas) bagi nelayan di 51 kota atau kabupaten dan petani yang tersebar di 50 kota atau kabupaten yang tersebar di seluruh Indonesia,” ujar Mars Ega, Selasa (22/11/2022).

 BACA JUGA:G20 Sepakat Hapus Subsidi BBM, Begini Respons Pertamina

Dia mencatat hingga 20 November ini, Pertamina Patra Niaga telah menuntaskan penyaluran konversi LPG bagi 5.244 paket konverter kit bagi nelayan dan 6.655 paket konverter kit bagi petani.

Dia juga memastikan ketersediaan dan kelancaran distribusi LPG melalui melalui program One Village One Outlet (OVOO) berjalan baik.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

“Keberlanjutan program konversi dapat berjalan dengan baik dengan memastikan stok LPG, melalui OVOO saat ini sudah 95 persen kelurahan atau desa dilayani setidaknya satu outlet LPG. Harapannya, program dan paket konversi ini dapat berkelanjutan dan terus memberikan manfaat besar bagi nelayan dan petani di Indonesia,” lanjutnya.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM, Tutuka Ariadji mengatakan sejak 2016 hingga 2021, pemerintah telah menyalurkan 85.000 lebih paket konverter kit pada nelayan. Untuk petani, sejak 2019 sudah disalurkan 14.000 lebih paket konverter kit.

Sementara itu, Ketua Komisi VII DPR, Sugeng Soeparwoto mengatakan dengan konversi BBM menjadi LPG maka akan jauh lebih hemat dan energi yang lebih bersih serta mengurangi pencemaran.

“Dari laporan, 1 tabung LPG 3 Kg setara setidaknya 7 liter BBM, jelas sangat menghemat. Di sisi lingkungan emisi gas juga lebih kecil. Penghematan sekecil apapun harus dilakukan dan didukung, supaya nelayan dan petani lebih sejahtera,” tutur Sugeng.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini