Share

Stok Beras Menipis, Kepala Badan Pangan Minta Bulog Lakukan Ini

Advenia Elisabeth, MNC Portal · Kamis 24 November 2022 08:35 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 24 320 2713741 stok-beras-menipis-kepala-badan-pangan-minta-bulog-lakukan-ini-vbvXMQsldB.jpg Beras Bulog (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi menyatakan bahwa Kondisi ketahanan pangan nasional saat ini di ambang jurang. Hal ini dikarenakan stok beras kian menipis.

Dia menyebut, seharusnya Bulog bisa menyediakan beras sesuai target yang sebelumnya di tetapkan yakni 1,2 juta ton hingga akhir tahun. Namun, jika ini tidak terwujud maka stabitas nasional akan terganggu.

Maka dari itu, Bapanas meminta Bulog untuk segera melakukan tindakan pencegahan. Dalam hitungannya, jika pasokan sampai akhir tahun tidak bertambah, stok beras akan menyusut sampai 342.000 ton.

โ€œMenurut kami ini sangat berbahaya, karena Bulog tidak mengintervensi pada saat kondisi-kondisi tertentu, pada saat harga tinggi," ungkap Arief dikutip di Jakarta, Kamis (24/11/2022).

Lebih lanjut dia menilai, stok beras di Bulog seharusnya tersedia dalam jumlah banyak. Sebab, kebutuhan pangan tidak hanya terhitung untuk pangan bulanan dalam keadaan normal (tanpa bencana), namun juga untuk cadangan apabila terjadi bencana alam atau kejadian luar biasa (KLB) seperti yang terjadi di Cianjur usai gempa bumi yang lalu.

"Misalnya kejadian di Cianjur kemarin, kita semua nggak berharap. Di situ Bulog harus tetap punya stok,โ€ ujar Arief.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Hanya saja tidak dapat dipungkiri, saat ini Bulog kesulitan menyerap beras hingga 1,2 juta ton. Hal itu dikarenakan harga gabah sudah terlampau tinggi di pasaran.

"Kalau hari ini menyerap 1,2 juta ton sulit. Mencari gabah dengan harga Rp 4.200 sulit. Harga gabah di atas Rp5.000, bahkan ada yang Rp5.500. Tentunya ini rebutan gabah di market," tutur Arief.

Arief menambahkan, sebelumnya Bapanas telah meminta penambahan beras oleh Bulog periode Oktober hingga Desember 2022 sebesar 650.000 ton, hanya saja yang mampu direalisasikan sebesar 36.508 ton.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini