1. Mendaftar sebagai agen
Saat ini sudah tersedia banyak provider yang menawarkan peluang kemitraan (agen) untuk menjual token listrik. Hal yang perlu kamu lakukan hanya memilih dan menseleksi provider mana yang menawarkan keuntungan lebih, harga yang kompetitif dan bisa dipercaya untuk menjual token listrik.
Cara mendaftarnya pun cukup mudah, bahkan beberapa provider telah menyediakan layanan pendaftaran sebagai agen secara online atau melalui layanan SMS saja.
2. Siapkan saldo awal
Setelah anggota kemitraan telah disetujui, langkah selanjutnya adalah mengisi saldo keagenan yang nantinya digunakan untuk bertransaksi dengan pihak provider. Beberapa provider biasanya telah menetapkan saldo minimal untuk bisa mulai bertransaksi token listrik ini, angkanya berkisar di antara Rp500 ribuan.
Pengisian saldo ini bisa dilakukan kapan saja dan dari mana saja. Untuk mengantisipasi permintaan, kamu perlu melihat dulu kebutuhan para pelanggan. Misalnya, pelanggan kamu menggunakan daya listrik sebesar 1300 VA di rumahnya, berarti setidaknya kamu harus memiliki saldo sebesar Rp1 juta untuk bisa bertransaksi.
3. Langsung jualan dan mulai promosi
Begitu saldo terisi kamu sudah bisa langsung jualan token listrik ini. Siapkan peralatan pendukungnya seperti smartphone dan sambungan internet agar pelanggan bisa tetap terlayani dengan baik.
Selain itu, saat memulainya kamu harus melakukan promosi untuk menarik pelanggan. Promosi ini bisa dihadirkan lewat potongan harga atau fasilitas lainnya yang menguntungkan pelanggan, tapi juga tidak terlalu membebani margin profit kamu.
Dengan begitu Anda sudah bisa mulai usaha jualan token listrik melalui Bukalapak.
(Taufik Fajar)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.