Share

Kisah Inspiratif! Suharto, Petani Cabai Bisa Beli Harley Davidson

Feby Novalius, Okezone · Rabu 30 November 2022 11:08 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 30 455 2717655 kisah-inspiratif-suharto-petani-cabai-bisa-beli-harley-davidson-CdMy61WCxo.png Petani Punya Harley Davidson. (Foto: Okezone.com/YouTube CapCapung)

JAKARTA - Siapa bilang petani tidak bisa sukses. Siapa bilang petani tidak bisa mensejahterakan keluarganya?

Pertanyaan-pertanyaan ini pun dipatahkan oleh Petani Cabai dari Magelang, Suharto. Petani berusia 65 tahun ini bercerita kisahnya menjadi petani hingga memiliki motor Harley Davidson.

Dia mengatakan, petani tentu bisa punya mimpi-mimpi apapun itu, seperti rumah mewah, mobil keren dan lain sebagainya. Dirinya meyakini bahwa mimpi seperti itu bisa diwujudkan dari hasil pertanian.

Suharto pun bercerita awal dirinya memutuskan bertani. Meski pekerjaan utamanya adalah sebagai guru dari 1977 sampai pensiun di 2017.

Baca Juga: Cerita Sukses Emilia, Tukang Jahit asal RI yang Tembus Pasar Malaysia

"Pada waktu awal jadi guru memang itu profesi saya, tapi gaji relatif kecil. Jadi saat berkeluarga (menikah) tahun 1987, gaji (guru) itu tidak mencukupi. Dengan alasan itu maka kami (bersama istri) memutuskan bertani. Saya tanam pertama cabai, kemudian jagung manis dan ketela," ujarnya di YouTube CapCapung, Rabu (30/11/2022).

petani

Waktu itu, lanjur Suharto, harga cabai sangat menjanjikan. Apalagi hasil tanam pertamanya mendapat cabai yang lebat, tidak ada penyakit layu, daun kuning.

"Harganya realtif tinggi, jadi sangat menguntungkan," tuturnya.

Baca Juga: Viral Pria Jadi Yatim sejak Kecil, Kini Sukses dan Bisa Bahagiakan Ibunya

Meski hasil dari pertanian menguntungkan, Suharto tetap tidak meninggalkan tugasnya sebagai seorang guru. Dirinya mengajar dari pukul 07.00 sampai 14.00 dan kemudian bertani ke sawah.

Suharto mengaku dasar bisa menanam cabai secara otodidak. Dirinya mempelajari cara tanam yang cocok, obat hingga pupuk apa yang cocok untuk tanamannya.

"Saya dapati dari karakter yang saya tanam. Luas tanam awal 2.000 meter persegi, kemudian 1 tahun, saya berani modal tanam 10.000 meter atau 1 hektaer, sekarang 100 ribu meter persergi," ujarnya.

Adapun motivasi bertaninya adalah keluarga. Di samping itu, dirinya ingin ikut berkontribusi pada Indonesia karena sebagai negara agratia bidang petanian sangat dibutuhkan banyak orang.

"Saya berusaha ikut membantu mensukseskan bidang pangan. Saya ingin tunjukan ke genarasi muda yang memandang bertani sebelah mana, ternyata bertani bisa menguntungkan dan lumayan," tuturnya.

Baca Juga: BuddyKu Fest: 'How To Get Your First 10k Follower'

Follow Berita Okezone di Google News

Dirinya juga meyakinkan bahwa pemasaran hasil pertanian tidak perlu dikhawatirkan. Bahkan sekarang, banyak pembeli datang langsung ke sawah untuk membeli hasil dari petani.

"Jangan takut masalah pemasaran bahkan pedagang sudah sering ke sawah minta tanaman hasil diberikan ke pedagang. Saya belum pernah masalah pemasaran baik harga jatuh maupun tinggi," ujarnya.

Untuk itu, dirinya mengajak generasi mudah sekarang untuk bertani. Sebab dari hasil tani, impian apapun bisa diwujudkan.

"Harley Davidson itu saya sejak dulu melihat orang naik Harley itu rasanya nyaman dan temannya banyak. Rasanya bangga, kapan punya uang beli Harley. Jadi sebelum pensiun (jadi guru) masih bisa beli dari hasil cabai yang harga lumayan, saya beli Harley," ujarnya,

Selain menguntungkan diri sendiri, pertanian Suharto pun sudah memberi dampak pada msayarakat sekitar. Dari pertanian bisa membuka lapangan kerja untuk orang lain.

"Yang menguntungkan masyarakat akhirnya punya penghasilan untuk keluarganya. Itu dari karyawan 34, juga bisa membangun rumah permanen, bahkan ada yang kayrawan yang sekolahkan anaknya sampai sarjana," tuturnya.

"Mmari anak muda sekarang bertani silahkan, misalnya ada sarja pertanian, jangan ingin menjadi pegawai negeri doang. Coba siapa tahu bisa ciptakan tanaman buah atau tanaman pangan yang di ekspor ke luar negeri," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini