Share

Transaksi Serba Digital, Gubernur BI: Ekonomi Tumbuh Rakyat Senang

Antara, Jurnalis · Selasa 06 Desember 2022 12:43 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 06 320 2721502 transaksi-serba-digital-gubernur-bi-ekonomi-tumbuh-rakyat-senang-NMK3LKTKVm.jpg Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo (Foto: Okezone)

JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyatakan bahwa program percepatan dan perluasan digitalisasi berhasil meningkatkan penerimaan daerah, yang akhirnya mendorong perekonomian nasional.

Program tersebut dijalankan oleh pemerintah daerah (pemda) yang berkolaborasi bersama Satuan Tugas (Satgas) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) yang dibentuk oleh BI.

β€œPemerintah daerah yang sukses melakukan TP2DD, penerimaannya semakin meningkat, pengeluarannya semakin cepat, ekonomi tumbuh semakin bagus, dan rakyat senang,” kata Perry dalam sambutan Rakornas TP2DD yang dipantau daring di Jakarta, Selasa (6/12/2022).

Dengan adanya program tersebut, dia mengungkapkan indeks elektronifikasi transaksi pemda meningkat 42% per semester I-2022, di mana transaksi pemda yang sudah di elektronikasikan, meliputi pajak mancakup 94%, retribusi 74,7%, belanja langsung 96,4%, dan belanja tidak langsung 95,9%.

Program tersebut juga mendorong penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), yang sudah mencapai 30 juta pengguna per November 2022 dan diperkirakan akan mencapai 45 juta pengguna pada 2023.

β€œ(QRIS) akan kita sambungkan secara multilateral, plotting dengan Malaysia tahun depan, kemudian dengan Singapura dan Filipina. Dalam dua tahun ke depan tidak hanya bilateral tapi multilateral,” kata Perry.

Lebih lanjut, penggunaan BI Fast atau fast payment juga tercatat meningkat, di mana sebanyak 75% lembaga jasa keuangan sudah menggunakan layanan tersebut.

Baca Juga: Hadirkan Acara Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Layanan untuk Produk Server dan Storage

Follow Berita Okezone di Google News

β€œDalam industri keuangan sudah end to end antara perbankan, lembaga keuangan non bank, e-commerce sudah di integrasikan. Menggunakan BI Fast biaya murah maksimum Rp2.500” kata Perry.

​​​​​​​​​​​Dalam kesempatan ini, dia mengapresiasi kinerja pemda bersama Satgas TP2DD dalam mempercepat dan memperluas digitalisasi di daerah, sehingga memberikan dampak terhadap perekonomian daerah tersebut.

Dia menjelaskan, selama ini berbagai inisiatif terus dilakukan oleh pemda bersama Satgas TP2DD, seperti mempercepat implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) dan digitalisasi pembayaran, baik melalui ekstensifikasi penggunaan instrumen dan kanal pembayaran, seperti QR Code Indonesian Standard (QRIS).

Selain itu, juga mendorong interkoneksi dan interoperabilitas layanan sistem pembayaran, mendorong penggunaan platform e-commerce untuk pembayaran pajak dan retribusi, memetakan profil ETPD di seluruh pemda dan lainnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini