Sama halnya dengan PT Pertamina Geothermal, dengan melakukan IPO, PHE diharapkan dapat meningkatkan nilai perusahaan, baik dari sisi peningkatan transparansi, akuntabilitas dan tata kelola perusahaan yang baik, serta memperoleh diversifikasi pendanaan.
Saat ini, PHE telah melakukan pemilihan advisor, menyelesaikan laporan keuangan bulan Juni yang telah diaudit, juga sudah melakukan sertifikasi terkait cadangan yang dimiliki.
Hal itu dikarenakan sertifikasi cadangan merupakan salah satu bagian penting bagi perusahaan yang bergerak di bidang hulu migas saat akan melaksanakan IPO. PHE juga sudah melakukan registrasi di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tahap 1 dan 2.
"PHE akan segera melakukan market sounding dan memahami jumlah demand yang bisa dikumpulkan dengan melakukan penawaran saham ke publik," pungkas Pahala.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.