Share

Menteri Bahlil Peringatkan Investor: Tak Boleh Orang Daerah Hanya Jadi Sopir atau OB

Iqbal Dwi Purnama, MNC Portal · Rabu 07 Desember 2022 11:45 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 07 320 2722243 menteri-bahlil-peringatkan-investor-tak-boleh-orang-daerah-hanya-jadi-sopir-atau-ob-EwJQByQbcl.png Peringatan Menteri Bahlil ke Investor. (Foto: Okezone.com/MPI)

JAKARTA - Pengusaha besar maupun investor yang menanamkan modalnya di Indonesia diperingatkan soal kerjasama dengan pengusaha di daerah. Hal ini sebagai wujud pemerataan ekonomi di daerah setempat.

Menteri Investasi Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengharapkan kolaborasi pengusaha besar dan pengusaha daerah membuat para UMKM tumbuh dan berkembang bersama.

Baca Juga: Heinz ABC Tambah Investasi Rp2 Triliun di Indonesia

"Mereka harus berbagi untuk memberdayakan orang daerah agar menjadikan tuan di negerinya sendiri. Tidak bisa orang daerah hanya menjadi supir atau OB saja," kata Bahlil dalam sambutannya pada acara Forum Kemitraan Investasi, Rabu (7/12/2022).

Bahlil menjelaskan, bahwa peran pelaku UMKM ini menjadi penting dalam menjaga ketahan ekonomi nasional dari ancaman global. Bahlil menyinggung tentang pengusaha besar banyak kabur ketika Indonesia dilanda krisis moneter pada tahun 1998.

Baca Juga: Target Investasi Rp1.400 Triliun di 2023, Bahlil: Kalau Stabilitas Kurang Bagus Kita Diskusikan Kembali

"Oleh karena itu kami Kementerian Invetasi membantu pengusaha dan UMKM, boleh kita lihat tahun 1998 bagaimana krisis ekonomi dan kontribusi UMKM, kemudian terjadi pandemi Covid-19, pada tahun 2022 mulai bangkit akibat peran UMKM dan Pengusaha," lanjut Bahlil.

Baca Juga: BuddyKu Festival, Generasi Muda Wajib Hadir

Follow Berita Okezone di Google News

Bahlil pun berharap banyak dari pengusaha besar maupun investor di daerah untuk memperkuat posisi UMKM di daerahnya masing-masing melalui kolaborasi yang terjalin.

"Saat ini yang penting bukan siapa yang terhebat diantara pengusaha, tetapi bagaimana membangun kolaborasi bersmaa, kompetitif itu penting tetapi harus diakhiri dengan kolaborasi," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini