JAKARTA - Emiten bisnis kertas dan bahan kimia, PT Alkindo Naratama Tbk (ALDO) optimis kinerja perseroan di 2023 akan semakin membaik.
Hal itu seiring terus bertumbuhnya kebutuhan produk berbahan kertas coklat berbahan daur ulang (recycled brown paper) serta kuatnya jalinan relasi Perseroan dengan para pelanggan korporasi.
Direktur Utama ALDO, Sutanto mengatakan akan memulai proses commissioning mesin-mesin baru untuk meningkatkan kapasitas produksi kertas coklat berbahan daur ulang (recycled brown paper) pada tanggal 15 Desember 2022.
Commissioning adalah proses memastikan bahwa semua sistem dan komponen dari mesin baru tersebut sesuai dengan persyaratan operasional yang direncanakan.
“Setelah commissioning berjalan lancar, maka kapasitas produksi kertas coklat berbahan daur ulang ALDO akan meningkat menjadi 220.000 ton per tahun dari kapasitas produksi saat ini yang sekitar 80.000 ton per tahun," ujar Sutanto dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin (12/12/2022).
BACA JUGA:IPO, Venteny Fortuna Patok Harga Rp360 per Saham
"Kami optimis peluang pasar produk berbahan kertas coklat hasil daur ulang akan makin bertumbuh seiring meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya kelestarian lingkungan,” imbuhnya.