Share

Tips Atur Keuangan bagi TKI, Kerja di Luar Negeri Pulang Kampung Jadi Miliarder

Clara Amelia, Okezone · Senin 12 Desember 2022 13:08 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 12 622 2725377 tips-atur-keuangan-bagi-tki-kerja-di-luar-negeri-pulang-kampung-jadi-miliarder-77fqaIQpZN.jpg Cara mengatur keuangan TKI (Foto: Shutterstock)

JAKARTA – Tips mengatur keuangan bagi TKI, kerja di luar negeri pulang kampung jadi miliarder. TKI alias Tenaga Kerja Indonesia harus bisa mengatur keuangan untuk bisa memanfaatkan dan menikmatinya bersama dengan keluarga di Indonesia.

Tinggal sekaligus bekerja di luar negeri sering dinilai nikmat dan menyenangkan karena memiliki gaji yang relatif lebih besar dibandingkan di Indonesia.

Namun, setiap orang tidak akan bisa “kaya” atau “sukses” jika tidak berjuang dan tidak bisa mengatur keuangannya sendiri.

Seperti dilansir dari YouTube Chandra Hongkong, Senin (12/12/2022), yang mengungkap tips sukses mengatur keuangan TKI.

Pemberian tips ini berdasarkan pengalaman Chandra yang merupakan mantan TKI alumni 1991 dan sudah hidup di Hongkong hampir 30 tahun.

Chandra mengatakan hal penting untuk sukses mengatur keuangan TKI ialah mengetahui pendapatan serta pengeluaran. Pengeluaran yang harus diutamakan adalah kebutuhan hidup.

“Jangan sampai pendapatan kita mengakibatkan pengeluaran lebih besar daripada pendapatan. Ini akhirnya yang terjadi apa? Kita menyiksa diri kita sendiri,” ujarnya.

Follow Berita Okezone di Google News

Selanjutnya adalah peranan keluarga di Indonesia. Dirinya menuturkan bahwa penerima uang atau keluarga di Indonesia juga harus bisa mengatur dan menggunakan uang.

Adapun menurutnya ideal bekerja menjadi TKI yaitu selama 6 tahun. Jenjang waktu ini sudah cukup untuk mempunyai modal dari hasil jerih payah selama menjadi TKI.

Menjadi TKI tak perlu terlalu lama karena dengan meninggalkan keluarga terlalu lama akan menimbulkan risiko.

“Ini risiko yang justru bagi saya itu (meninggalkan keluarga terlalu lama) sangat berbahaya, terutama yang punya anak. Bagaimana pun juga yang namanya anak tentu butuh perhatian orang tua, butuh kasih sayang orang tua,” jelas Chandra.

“Jangan sampai akibat dari kita berpisah terlalu lama, akhirnya menyesatkan anak sendiri,” tambahnya.

Sepanjang 2 tahun pertama bekerja sebagai TKI, katanya, harus digunakan untuk mencari pengalaman, mencoba hal-hal baru yang positif, beradaptasi, serta mengembangkan potensi.

Kemudian, 4 tahun ke depan, TKI harus sudah menentukan tujuan hidup untuk ke depannya dengan dukungan dan masukan dari keluarga di Indonesia.

“Di sini (4 tahun ke depan) awal kalian harus mulai fokus dan serius, mulai menentukan arah tujuan hidup. Tahun ini juga, keluarga harus mendukung dan membantu memberi masukan,”

Berdasarkan pengalaman Chandra, kerap ditemukan TKI yang gaya hidupnya berubah karena terpengaruh lingkungan di negaranya bekerja. Hal ini dapat menyesatkan hidup TKI dan mengubah cita-cita serta tujuan awal.

“Jadi kalian harus menentukan target berapa lama harus bekerja di Hongkong. Target inilah yang paling penting dan menjadi tolok ukur untuk menabung dan mengatur keuangan,” tegasnya.

1
2
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis Okezone.com tidak terlibat dalam materi konten ini.

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini