JAKARTA - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia memproyeksikan perputaran uang selama libur Natal dan Tahun Baru 2023 (Nataru) bisa mencapai Rp23,85 triliun, dengan asumsi jumlah penduduk yang mudik sekitar 44,7 juta atau setara dengan 11.925.000 keluarga.
Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Pengembangan Otonomi Daerah Sarman Simanjorang mengatakan perkiraan angka Rp23,85 triliun tersebut berdasarkan data Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang diperkirakan terdalat 44,7 juta orang melakukan perjalanan Nataru.
Dia pun mengasumsikan masing-masing keluarga ada 4 orang maka terdapat 11.925 keluarga yang akan melakukan perjalanan.
BACA JUGA:Perputaran Uang saat Libur Lebaran 2022 Tembus Rp72 Triliun, Ini Kata Sandiaga Uno
Sehingga apabila masing-masing membawa Rp2 juta maka potensi perputaran itu mencapai Rp23,85 triliun.
"Dan potensi itu masih bisa diatasnya, kita ambil yang rendah saja. Ini kan suatu jumlah perputaran yang cukup-cukup luar biasa," ujarnya saat Market Review, Senin (26/1/2022).
Menurutnya, perputaran uang tersebut akan didominasi di daerah Jawa, seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Jabodetabek, Yogyakarta dan sebagian lagi di luar Jawa, seperti Sumut, Sulut, Maluku, dan Papua, sebagian Kalimantan dan Bali.