“Karena di tempat rumah saya gak ada yang jualan bakso, kebanyakan tuh dari luar numpang jualan di depan rumah,” ujarnya.
Dikarenakan tak punya pengalaman dalam pembuatan bakso, Indra meminta pedagang giling daging di pasar untuk dibuatkan bumbu. Meski bakso yang dibuatnya saat itu tidak berbentuk bulat, namun masih banyak peminat yang tertarik untuk membeli.
Ramainya pembeli membuat Indra terus berinovasi bahkan impulsif membuka 7 cabang toko dengan modal pinjaman bank.
Sayangnya ke-7 cabang toko ini bangkrut dan Indra pun harus terlilit utang dari bank.
Setelah bangkrut, dirinya memutuskan untuk menjadi tukang ojek online. Penghasilannya ini hanya mampu menutupi kebutuhan sehari-hari, sedangkan hutang di bank masih belum bisa lunas.
Meski trauma, Indra merasa iba melihat istri yang lelah ke pasar dan berjualan bakso. Akhirnya Indra mencari inspirasi berjualan bakso di YouTube, yakni berjualan bakso prasmanan.
Baca selengkapnya: Dulu Terlilit Hutang Ratusan Juta hingga Jadi Tukang Ojek, Kini Sukses Jual Bakso Prasmanan
(Zuhirna Wulan Dilla)