Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Arab Saudi Ingin Lepas dari Ketergantungan Ekspor Minyak Mentah

Fayha Afanin Ramadhanti , Jurnalis-Jum'at, 20 Januari 2023 |09:33 WIB
Arab Saudi Ingin Lepas dari Ketergantungan Ekspor Minyak Mentah
Arab ingin kurangi ketergantungan ekspor minyak mentah (Foto: Shutterstock)
A
A
A

Arab Saudi berharap dapat membangun momentum dari lawatan Presiden China Xi Jinping ke Riyadh pada bulan lalu. Kedua negara menandatangani sejumlah kesepakatan di berbagai bidang, termasuk energi dan infrastruktur, yang bernilai miliaran dolar.

"Ini bukan mengiklankan atau memamerkan, orang-orang sangat tertarik dengan kisah pertumbuhan Saudi," kata Al-Ibrahim. Ia mengatakan Saudi berhasil membukukan ekspansi pertumbuhan ekonominya sebesar 8,5% dalam PDB tahun lalu. Padahal saat itu ekonomi dunia sedang berjuang untuk kembali stabil.

Dan di Davos pada Selasa (17/1), pejabat Saudi mengumumkan inisiatif bersama dengan penyelenggara forum Davos untuk mempercepat inovasi teknologi tinggi di negara tersebut melalui realitas virtual metaverse.

Putra Mahkota Mohammed bin Salman telah mendorong Saudi untuk menjadi terbuka terhadap investor asing. Ia juga melakukan reformasi ekonomi dan sosial, meskipun para kritikus mengecam tindakan kerasnya terhadap para pembangkang dan dan aksi pembunuhan kritikus Jamal Khashoggi di dalam konsulat kerajaan di Istanbul pada Oktober 2018.

"Kami telah membuka lebih banyak dari sebelumnya dan itu memungkinkan orang melihat," kata Al-Ibrahim.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement