Share

3 Jurus Perkuat UMKM dan Koperasi Hadapi Ancaman Resesi

Ikhsan Permana, MNC Portal · Senin 23 Januari 2023 11:32 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 23 320 2751284 3-jurus-perkuat-umkm-dan-koperasi-hadapi-ancaman-resesi-4bNfT7FujU.jpg Perkuat UMKM hadapi resesi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Tiga jurus perkuat UMKM dan koperasi dalam menghadapi ancaman resesi. Ada tiga program utama yang menjadi fokus Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) untuk perkuat koperasi dan UMKM menghadapi ancaman resesi global, yakni mendorong pengembangan koperasi dan UMKM di sektor riil, mengembangkan kemitraan strategis, dan memperkuat hilirisasi.

"KUMKM sektor riil, khususnya sektor pangan, pertanian, perikanan, peternakan, dan perkebunan menjadi unggulan domestik kita ke depan. Terbukti di tengah pandemi punya daya tahan dan mampu menyerap lapangan kerja lebih luas. Optimalisasi pasar domestik menjadi kunci," kata Staf Khusus Menteri Koperasi dan UKM bidang Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan M. Riza Damanik, Senin (23/1/2023).

Riza menyebutkan fokus kedua adalah penguatan ekosistem kemitraan usaha. "Kemitraan akan terus kami kembangkan, diantaranya menghubungkan para pelaku UMKM, petani atau nelayan misalnya, dengan akses tehadap input produksi, peningkatan kapasitas, akses pembiayaan maupun pasar," ucap Riza.

Ketiga, lanjutnya, pihaknya akan memperkuat hilirisasi dari produk-produk UMKM yang berbasis pada bahan baku keunggulan daerah.

"Salah satunya melalui pembangunan Rumah Produksi Bersama di beberapa daerah," kata Riza.

Di Sulawesi Utara, misalnya, tahun lalu mulai dibangun Rumah Produksi Bersama untuk hilirisasi komoditi kelapa, agar para petani tidak hanya menjual kelapa utuh ke pasar. Tapi, bisa mengolahnya sehingga mendapat nilai yang lebih baik.

Baca Juga: 50 Tahun Berkarya, Indomie Konsisten Hidupkan Inspirasi Indomie untuk Negeri

Follow Berita Okezone di Google News

"Sabut kelapa, tempurungnya, daging kelapa, hingga air kelapa, semua memiliki nilai tinggi. Model bisnisnya juga kita lengkapi dengan kemitraan rantai pasok untuk memastikan tiap-tiap produk turunan tersebut terserap," tuturnya.

Contoh lain, kata Riza, di Sumut ada Rumah Produksi Bersama untuk pengolahan cabai, di NTT untuk pengolahan sapi, serta di Garut untuk pengolahan produk kulit.

"Kami optimistis, UMKM kita akan jauh lebih siap dalam menghadapi ancaman isu resesi ekonomi tahun ini ketimbang di awal pandemi," ujar Riza.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini