Share

Harga Emas Berjangka Menguat Didorong Pelemahan Dolar

Fayha Afanin Ramadhanti, Okezone · Rabu 25 Januari 2023 07:20 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 25 320 2752421 harga-emas-berjangka-menguat-didorong-pelemahan-dolar-iaDt7fYaFA.jpeg Harga emas berjangka naik (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Harga emas berjangka menguat pada akhir perdagangan kemarin. Harga emas berjangka memperpanjang keuntungan untuk hari keempat berturut-turut, didorong dolar AS yang lebih lemah dan penurunan imbal hasil obligasi di tengah ekspektasi bahwa Federal Reserve akan memperlambat kenaikan suku bunganya.

Dilansir dari Antara, Rabu (25/1/2023), kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari di divisi Comex New York Exchange, terangkat USD6,80 atau 0,35% ditutup USD1.935,40 per ounce.

Indeks dolar yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya turun 0,19% menjadi 101,9150, membuat emas yang dihargakan dalam dolar lebih murah bagi banyak pembeli, sementara imbal hasil obligasi pemerintah AS 10-tahun merosot dari tertinggi satu minggu mereka.

"Saya pikir emas masih bertahan cukup kuat karena ekspektasi pasar beralih lebih ke arah jeda potensial dari Fed, atau beralih ke kebijakan yang lebih dovish," kata Ryan McKay, ahli strategi komoditas di TD Securities.

Para analis pasar mencatat bahwa investor dengan posisi beli emas terus optimis tentang posisi mereka karena ada kekhawatiran yang meningkat akan resesi AS.

Baca Juga: Hadirkan Acara Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Layanan untuk Produk Server dan Storage

Follow Berita Okezone di Google News

Indeks manajer pembelian manufaktur (PMI) S&P Global AS yang dirilis Selasa (24/1/2023) naik sedikit dari 46,2 pada Desember menjadi 46,8 pada Januari, menandakan penurunan solid dalam kondisi operasi pada awal 2023, mendukung emas.

Sementara itu, PMI Jasa S&P AS pulih ke 46,6 pada Januari dari 44,7 pada Desember, lebih baik dari ekspektasi pasar.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Maret naik 19,5 sen atau 0,83%, menjadi menetap pada USD23,749 per ounce. Platinum untuk pengiriman April meningkat USD10,5 atau 0,99%, menjadi ditutup pada USD1.066,80 per ounce.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini