Share

Anak Buah Sri Mulyani: Said Didu Terperangkap Masa Lalu

Michelle Natalia, MNC Portal · Rabu 25 Januari 2023 16:20 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 25 320 2752872 anak-buah-sri-mulyani-said-didu-terperangkap-masa-lalu-DUJC7TKLCy.jfif Utang Indonesia Mencapai Rp7.123 Triliun. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Utang Indonesia mendapat banyak kritikan. Setelah Partai Demokrat, Mantan Staf Khusus Menteri ESDM Muhammad Said Didu ikut mengkritisi utang dan pengelolaannya.

Melalui cuitannya di akun Twitter @msaid_didu. Said menilai 47% pendapatan negara sudah digunakan untuk membayar utang di tahun 2020.

Baca Juga: Makin Panas! Begini Debat Demokrat Vs Anak Buah Sri Mulyani soal Utang Rp7.773 Triliun

"Nih datanya wahai orang yang selalu mendidik rakyat jadi bodoh dan jadi penjilat. Ini hasil audit BPK bahwa di tahun 2020 saja sudah sekitar 47 % pendapatan digunakan untuk bayar utang," ucap Said Rabu (25/1/2023).

Cuitan Said kemudian dibalas oleh Staf Khusus Menteri Keuangan, Yustinus Prastowo di akun Twitter resminya @prastow. Bahkan, Yustinus pun menyebut bahwa Said masih terperangkap di masa lalu.

Baca Juga: Dikritik AHY soal Utang, Begini Respons Menohok Anak Buah Sri Mulyani

"Pak Didu yang terperangkap masa lalu, saya beri kabar baik terkait DSR kita tahun 2022 sudah di angka 34,47% alias di bawah threshold IMF maupun IDR," ujar Yustinus pada Rabu (25/1/2023).

Baca Juga: Hadirkan Acara Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Layanan untuk Produk Server dan Storage

Follow Berita Okezone di Google News

Angka ini turun jauh dibanding 2020. Bukan hanya itu saja, pendapatan RI pun kian membaik, ditambah dengan utang yang dikelola dengan baik.

"Indonesia tidak rentan! Salam optimis dan waspada," tutur Yustinus.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini