Adapun pada sesi pertama hari ini, URBN mengalami koreksi 0,79% di Rp125, dan terhitung masih tertekan 3,85% dalam sepekan.
Diketahui, pada kuartal III-2022, URBN mencatat pendapatan sebesar Rp30,91 miliar, turun 36,38% dari sebelumnya sebesar Rp48,59 miliar.
Kemudian, pendapatan lainnya tercatat sebesar Rp1,98 miliar, sementara segmen tanah tidak mencatatkan pendapatan hingga kuartal III 2022.
Dari sisi pengeluaran, beban pokok pendapatan tercatat sebesar Rp27,12 miliar, turun dari sebelumnya sebesar Rp34,74 miliar.
(Zuhirna Wulan Dilla)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.