Seperti sulit teratasi, kerugian membesar setiap tahunnya. Pada 2016, Bank Banten membukukan rugi senilai Rp414,94 miliar.
Satu tahun kemudian, jumlah kerugian bisa ditekan menjadi Rp76,22 miliar. Namun, pada akhir 2018, jumlah kerugian kembali meningkat menjadi Rp94,96 miliar.
Hingga kini Gubernur Banten Wahidin Halim masih menanggung utang berupa kredit macet senilai Rp3,6 triliun. Namun Wahidin mengaku tidak banyak protes karena dia paham proses akan terus berjalan.
Pemindahan rekening kas umum (RKUD) akan dilakukannya setelah Bank Banten sudah pulih dari utang.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.