Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Surya Esa (ESSA) Kantongi Restu Private Placement

Hana Wahyuti , Jurnalis-Senin, 13 Februari 2023 |12:52 WIB
Surya Esa (ESSA) Kantongi Restu <i>Private Placement</i>
Emiten ESSA (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - PT Surya Esa Perkasa Tbk (ESSA) perkuat modal dengan private placement bakal berjalan mulus seiring restu yang dikantongi perseroan dari pemegang saham dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB).

Emiten migas ini resmi mengantongi restu untuk melakukan Penambahan Modal Tanpa Hal Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) atau private placement sebanyak 1,56 miliar lembar.

Pemegang saham ESSA menyetujui penerbitan saham baru sehubungan dengan rencana melakukan penambahan modal sebanyak-banyaknya sebesar 1.566.088.700 saham dengan nilai nominal Rp10 atau sebesar 10% dari jumlah seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan.

Adapun, harga saham ditetapkan senilai Rp1.025 per saham sehingga ESSA dapat mengantongi modal sebesar Rp1,60 triliun. Sebagai pembeli siaga saham baru tersebut ada Garibaldi Tohir mengambil bagian sebanyak 783.044.350 saham yang akan dibayar melalui inbreng sebesar 116.510 miliknya dalam PT Panca Amara Utama.

Kemudian, saham juga diambil oleh Presiden Direktur ESSA Chander Vinod Laroya sebanyak 783.044.350 dan akan dibayar melalui inbreng sebesar 116.510 saham miliknya dalam PT Panca Amara Utama, yang selanjutnya disebut dengan inbreng saham sebagaimana dimaksud dalam Pasal 34 Undang-Undang Perseroan Terbatas terkait penyetoran saham dalam bentuk lainnya.

Setelah melakukan private placement ini, jumlah saham yang dimiliki ESSA sebanyak 17.226.975.700 saham. Adapun, saham yang belum dilaksanakan masih ada sebanyak 4.773.024.300 saham. Saham baru akan diterbitkan dan dicatatkan pada 17 Februari 2023 dan pengumuman hasil pelaksanaan akan dilaksanakan pada 20 Februari 2023.

Sebagai informasi, perseroan mengaku optimistis bisa merealisasikan target pendapatan di atas USD700 juta dengan EBITDA USD330 juta pada tahun buku 2022. Manajemen ESSA belum mengungkap berapa persisnya realisasi pendapatan dan EBITDA perusahaan di sepanjang tahun 2022, namun mengaku cukup yakin dapat mencapai target tersebut.

Sepanjang Januari-September 2022 lalu, ESSA mencatatkan kenaikan volume produksi baik pada lini produk LPG maupun amonia. Data internal perusahaan menyebutkan, produksi LPG ESSA mencapai 46.918 metrik ton (MT) di Januari-September 2022, naik bila dibandingkan realisasi Januari-September 2021 yang hanya mencapai 46.416 MT.

(Taufik Fajar)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement