Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

4 Fakta Insentif Kendaraan Listrik Diumumkan Pekan Ini

Hana Wahyuti , Jurnalis-Senin, 06 Maret 2023 |06:46 WIB
4 Fakta Insentif Kendaraan Listrik Diumumkan Pekan Ini
Insentif kendaraan listrik (Foto: Freepik)
A
A
A

JAKARTA - Fakta insentif kendaraan listrik yang akan diumumkan pekan ini. Menteri Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan segera mengumumkan insentif kendaraan listrik.

Luhut juga mengatakan akan mengumumkan update terbaru terkait dengan perkembangan Tesla yang akan berinvestasi di Indonesia.

Okezone pun merangkum fakta insentif kendaraan listrik, Senin(6/3/2023):

1. Diumumkan Pekan Ini

Luhut bilang, insentif kedaraan listrik akan diumumkan Senin (hari ini) atau pekan ini.

"Kalau nanti Senin diumumkan mengenai atau minggu depan diumumkan mengenai insentif EV nanti baru saya ngomong," kata Luhut.

2. Tesla akan membangun pabrik di Malaysia

Luhut juga buka suara terkait dengan kabar Tesla yang akan membangun pabrik di Malaysia. Menurutnya hal itu tidak akan berpengaruh terhadap investasi Tesla. Luhut mengatakan bahwa hal tersebut masih terus berjalan komunikasinya.

"Kan kantor (Tesla) di mana aja boleh di bangun. Kita masih tetap lah masa enggak," katanya.

3. Aturan insentif kendaraan listrik

Menteri ESDM Arifin Tasrif mengatakan pemberian Insentif kendaraan listrik bakal terbit bulan depan. Adapun terkait nilainya ada perubahan untuk mobil listrik. Bukan memberikan potongan harga untuk pembelian unit baru.

4. PPN mobil listrik akan dikenakan 1%

Namun insentif yang diberikan untuk mobil listrik berupa pajak pertama nilai (PPN) yang hanya dikenakan 1% dari sebelumnya 11%. Sedangkan untuk pembelian motor listrik mendapatkan subsidi sebesar Rp7 juta per unit.

(Taufik Fajar)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement