Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mandala Finance Kantongi Laba Rp658,5 Miliar, Naik 35,7%

Mutiara Oktaviana , Jurnalis-Senin, 13 Maret 2023 |12:32 WIB
Mandala Finance Kantongi Laba Rp658,5 Miliar, Naik 35,7%
Mandala Finance bukukan laba di 2022 (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTAPT Mandala Multifinance Tbk atau Mandala Finance mengantongi laba bersih sebesar Rp658,51 miliar atau tumbuh 35,70% (yoy) di 2022. Perolehan laba bersih ini, didukung peningkatan pendapatan yang seiring dengan perkembangan skala bisnis perusahaan.

Dilansir dari Harian Neraca, Senin (13/3/2023), perseroan mengungkapkan, total pendapatan tumbuh 24,54 % (yoy) menjadi Rp2,22 triliun di tahun 2022. Ditopang pendapatan pembiayaan konsumen mencapai Rp2,12 triliun atau tumbuh 22,37% (yoy), diikuti peningkatan dari pos pendapatan atas bunga bank dan lain-lain.

Sementara itu, total beban naik 18,15% (yoy) pada 2022 menjadi sebesar Rp1,38 triliun. Peningkatan terjadi hampir di semua lini yakni beban kepegawaian, beban umum dan administrasi, beban pendanaan, kecuali beban penyisihan kerugian nilai yang cenderung menyusut.

Corporate Secretary Mandala Finance Mahrus mengatakan, perusahaan juga membukukan peningkatan jumlah aset sebesar 22,88% (yoy) menjadi Rp6,57 triliun. Ada dua lini yang memengaruhi peningkatan aset ini. Pertama, pos kas dan setara kas meningkat 140,98% (yoy) menjadi Rp1,51 triliun.

Kedua, peningkatan pada piutang pembiayaan konsumen yakni sebesar 6,82% (yoy) menjadi Rp4,74 triliun. Peningkatan skala bisnis dan optimalisasi dari aspek operasional tersebut juga yang mendorong pencapaian laba bersih perusahaan.

"Kenaikan aset produktif berupa piutang pembiayaan konsumen berdampak positif pada kinerja perseroan. Hal ini terlihat dari laba bersih periode 31 Desember 2022 sebesar Rp658,51 miliar atau meningkat 2,124% dibandingkan periode 31 Desember 2021,"ujarnya.

Mahrus menjelaskan, Mandala Finance mengalami peningkatan liabilitas sebesar 29,05% (yoy). Liabilitas perusahaan naik dari Rp2,58 triliun pada 2021 menjadi Rp3,33 triliun pada 2022."Sebagian besar disebabkan kenaikan pada jumlah pinjaman 115,37% atau sebesar Rp1,00 triliun. Kenaikan pinjaman ini sejalan dengan meningkatnya jumlah piutang pembiayaan konsumen dan meningkatnya kas dan setara kas, sebagaimana disampaikan di atas," tandasnya.

Menurut Mahrus, dengan keuntungan yang diperoleh kali ini, Mandala Finance mencatat total ekuitas tumbuh sebesar Rp3,24 triliun atau naik 17,12% (yoy) pada tahun 2022."Kondisi ekuitas tersebut menggambarkan masih terbuka ruang untuk perusahaan ekspansi bisnis lebih lanjut di masa mendatang," katanya.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement