Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sebelum Mulai Bisnis Simak Dulu 7 Jenis Pinjaman Usaha dan Tips Memilihnya

Agustina Wulandari , Jurnalis-Kamis, 16 Maret 2023 |11:47 WIB
Sebelum Mulai Bisnis Simak Dulu 7 Jenis Pinjaman Usaha dan Tips Memilihnya
Ilustrasi pinjaman usaha. (Foto: dok Freepik/Drazen Zigic)
A
A
A

Dalam membangun sebuah usaha tentu memerlukan modal yang tidak sedikit. Modal bukan saja diperlukan pada awal membangun sebuah bisnis. Terkadang modal tambahan juga diperlukan untuk mengembangkan sebuah usaha.

Meski demikian, ketika kamu memutuskan untuk mencarikan modal usaha agar bisa berkembang, maka banyak pengusaha yang melakukan pinjaman kepada lembaga keuangan. Jika harus meminjam ke bank tentu kamu harus melewati tahapan yang panjang.

Namun ketika kamu memilih BFI Finance maka kamu bisa mendapatkan uang dengan cepat dan mudah dengan gadai BPKB motor atau pinjaman BPKB mobil sebagai jaminan. Apalagi dengan bunga yang bersaing, maka angsuran pinjaman tidak akan memberatkan konsumennya.

Jenis Pinjaman Usaha

Tahukah kamu bahwa ada banyak jenis pinjaman untuk mengembangkan bisnis? Ketika ingin memulai bisnis, baik kecil maupun besar, kamu pasti membutuhkan modal. Ada berbagai jenis pinjaman modal usaha yang ditawarkan oleh bank atau lembaga keuangan terkait.

Jika sudah memiliki cukup uang dan modal untuk sebuah bisnis, maka kamu bisa memulainya. Namun jika tidak cukup, maka kamu dapat meminjam uang dari bank. Hanya saja, sulit bagi pemula untuk mendapatkan pinjaman jika tidak memiliki business plan yang baik.

Ada juga pinjaman untuk bisnis yang sedang beroperasi dan memiliki potensi di masa depan, seringkali dengan dukungan. Apakah kamu sedang memulai bisnis atau ingin mengembangkan bisnis yang sudah ada, maka ada berbagai jenis pinjaman modal yang harus kamu ketahui.

Jadi kamu dapat memutuskan pinjaman mana yang terbaik untuk bisnis. Usaha dengan ukuran yang sama lebih cocok untuk jenis pinjaman bisnis tertentu.

Selain itu, kamu harus memperhatikan rencana pembayaran dan bunga yang dibebankan oleh bank. Anda bisa mendapatkan pembayaran bulanan atau tidak.

Berikut Adalah 7 Jenis Pinjaman Keuangan Bisnis yang Paling Umum

1. Kredit Usaha Rakyat (KUR)

KUR atau Kredit Usaha Rakyat adalah program pinjaman pemerintah untuk usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Karena KUR adalah program pemerintah, Himbara atau bank milik pemerintah menyediakan uang ini. KUR dapat memberikan limit pinjaman hingga Rp100 juta. Suku bunga juga umumnya rendah.

2. Kredit Tanpa Agunan (KTA)

Jenis pinjaman ini merupakan produk pinjaman yang memberikan kredit kepada perusahaan tanpa perlu nasabah menjaminkan asetnya. Bank memutuskan untuk memberikan pinjaman berdasarkan riwayat keuangan Anda. Misalnya, Anda menggunakan kartu kredit di bank tempat Anda mengajukan KTA.

Jika riwayat pembayaran kartu kredit kamu lemah, bank lebih mungkin menerima pengajuan pinjaman KTA. KTA dapat digunakan untuk keperluan selain modal usaha. Pinjaman ini dapat digunakan untuk konsumsi.

Batas KTA bervariasi dari Rp200 juta hingga Rp300 juta. Tingkat bunga bisa sangat tinggi, tetapi itu tergantung pada ketentuan masing-masing bank.

3. Kredit investasi

Jenis pinjaman pembiayaan bisnis ini adalah lembaga kredit yang diberikan untuk membiayai proyek baru atau perluasan bisnis. Durasi kredit ini terbagi menjadi medium dan long.

Karena kredit investasi dapat diberikan dalam jangka waktu yang panjang, maka plafon yang ditawarkan bisa berkisar dari ratusan juta hingga puluhan miliar. Durasinya bisa 10 sampai 20 tahun.

4. Pinjaman Koperasi

Koperasi adalah organisasi bidang ekonomi yang dilakukan oleh para anggotanya untuk kepentingan bersama.

Selain melakukan usaha untuk mencari keuntungan, koperasi juga melakukan kegiatan simpan pinjam. Jika kamu adalah bagian dari koperasi, maka kamu dapat mengambil pinjaman. Pastikan bahwa pengajuan pinjaman sesuai dengan prosedur dan bahwa kamu menghormati hukum sebagai anggota koperasi.

5. P2P landing

Peer-to-Peer Lending atau P2P Lending adalah sistem pinjaman yang menghubungkan pemilik modal dengan pihak yang membutuhkan pinjaman. P2P lending menghilangkan peran lembaga keuangan seperti bank. Kamu juga bisa mendapatkan pinjaman melalui platform pinjaman P2P.

Asalkan kamu bisa meyakinkan masyarakat bahwa bisnis kamu memiliki potensi besar untuk masa depan. Alternatif lain untuk pinjaman P2P, kamu dapat memulai crowdfunding untuk bisnis kamu.

6. Modal ventura

Kamu bisa mendapatkan uang jenis ini dari investor. Ini adalah entitas bisnis yang melakukan partisipasi keuangan atau ekuitas dalam bisnis selama periode waktu tertentu. Investasi ini dapat berupa saham, obligasi dan pendapatan berdasarkan pembagian hasil kinerja.

7. Kredit modal kerja

Pinjaman usaha jenis ini diberikan kepada pengusaha yang membutuhkan bantuan biaya operasional sehari-hari.

Tips Memilih Jenis Pinjaman Usaha yang Tepat

Setelah mempelajari berbagai jenis pinjaman usaha, langkah selanjutnya adalah memilih lembaga peminjaman uang tersebut. Jika bisnis kamu masih tergolong UMKM, pinjaman yang tepat bagi kamu adalah KUR atau pinjaman bersubsidi.

Jika ingin mengembangkan bisnis lebih jauh lagi, ada investasi dan pinjaman yang bisa kamu ajukan. Berikut adalah beberapa tips bisnis untuk memilih jenis pinjaman modal bisnis yang tepat untuk jenis bisnis, diantaranya:

1. Evaluasi bisnis terlebih dahulu

Ketika kamu ingin mengajukan pinjaman untuk modal kerja atau untuk mengembangkan usaha, coba evaluasi terlebih dahulu usaha tersebut. Dengan menebak, kamu bisa memprediksi jenis mana yang akan kamu dapatkan.

Kamu juga pasti ingin mengetahui jumlah utangnya. Aturan dasarnya adalah semakin tinggi rasio utang terhadap ekuitas, semakin buruk bisnis kamu. Bank pasti akan berpikir dua kali sebelum memberikan pinjaman kepada perusahaan yang memiliki masalah keuangan yang serius.

2. Pertimbangkan suku bunga

Ini adalah salah satu hal yang harus kamu pertimbangkan saat mengajukan pinjaman bisnis. Kamu dapat membandingkan suku bunga dari bank ke bank. Jika pinjaman kamu kecil, membayar bunga bank mungkin tidak terlalu banyak. Suku bunga baru seperti beban jika pinjaman kamu terlalu besar.

3. Perhatikan metode pembayaran

Sebelum mengajukan pinjaman, tanyakan pada beberapa bank atau lembaga keuangan yang akan kamu ajukan pinjaman. Mulai dari pengajuan persyaratan, proses pembayaran, hingga proses mendapatkan dukungan finansial.

Selain itu, penting juga untuk mengetahui apakah bank mengizinkan kamu membayar uang tepat waktu atau kamu harus menunggu sampai waktunya tepat. Saya telah meminta pinjaman yang tidak tahu bagaimana cara mengeluarkannya dan kemudian.

4 Pertimbangkan pembayaran hipotek

Sebelum mengajukan pinjaman, sebaiknya kamu juga mencari tahu tentang biaya-biaya yang harus dipenuhi saat mengajukan pinjaman. Setiap bank memiliki kebijakan tersendiri dalam hal ini. Namun tidak ada salahnya bertanya di awal, sehingga kamu bisa mengetahui berapa biaya yang harus di keluarkan untuk mendapatkan pinjaman ekuitas rumah.

Kamu juga dapat menggunakan posisi antara satu bank dengan bank lainnya, dan memilih salah satu yang paling cocok untuk kamu. Berikut penjelasan mengenai berbagai jenis pinjaman usaha, dan tips memilih jenis pinjaman yang tepat. Semoga ini bisa membantu.

(Agustina Wulandari )

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement